Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Zona Hijau Belum Tentu Aman dari Covid-19, Ahli Epidemilogi Unair; Tidak Perlu Berlibur ke Luar Kota

Ahli Epidemilogi Universitas Airlangga mengingatkan bahwa zona hijau belum sepenuhnya aman dari penularan virus corona, termasuk untuk berlibur.

freepik.com
Zona hijau belum tentu aman dari penularan virus corona. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Libur nasional dan cuti bersama di akhir Oktober 2020 berpeluang meningkatkan jumlah pengunjung di berbagai tempat wisata.

Meskipun berlibur di saat pandemi cukup berisiko, tetapi kejenuhan masyarakat akan kebiasaan di rumah saja selama Covid-19 tentunya mendorong keinginan berlibur.

Baca juga: Pilkada Trenggalek di Tengah Pandemi, KPU Target Angka Kehadiran Pemilih saat Coblosan 70 Persen

Baca juga: Baliho Kampanye Gus Ipul-Mas Adi Dirusak, Ketua Parpol Koalisi: Ada yang Buat Kerusuhan di Pasuruan

Baca juga: Jelang Libur Panjang, Polres Bondowoso Siapkan Pos Pengamanan, Masyarakat Diminta Terapkan Prokes

Baca juga: Penyesalan Hidup Capricorn hingga Taurus Habiskan Duit, Simak Ramalan Zodiak Minggu 25 Oktober 2020

Epidemiologi Universitas Airlangga Laura Navika Yamani SSi MSi PhD mengungkapkan adanya cuti bersama dan libur pnjang pastinya menjadi peluang bagi masyarakat yang sudah jenuh dengan pembisan tinggal di runah yang terus menerus selama pandemi.

Khususnya para orang tua yang menghadapi pembelajaran jarak jauh, bisa jadi sudah menjadwalkn kegiatan berlibur.

Padahal positive rate di Indonesia belum mencapai kondisi aman, kasus harian di Indonesia juga belum adanya penurunan yang signifikan dan konsisten.

"Pemerintah juga tidak bisa melarang saat ini untuk masyarakat bepergian atau mungkin pulang kampung dan ke tempat wisata. Apalagi di beberapa daerah juga sudah tidak memberlakukan PSBB,"urainya.

Sehingga pemilihan destinasi wisata atau berlibur harus diperhatikan. Ia menyarankan agar mendatangi tempat wisata yang memang tidak banyak dikunjungi serta tempat wisata yang menerapkn protokol kesehatan.

Bukan hanya berdasarkan lokasi wisata yang berada di zona hijau. Pasalnya pengunjung wisata bisa jadi berasal dari zona merah.

"Jangan karena sudah perjalanan jauh, lihat tempat wisatanya penuh masih dimasukin saja. Karena kita tidak bisa mengidentifikasi pengunjung dari mana saja, bisa jadi dari luar kota atau zona merah tetap berbahaya,"tegasnya.

Selain itu, penerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak sangat diperlukan. Karena penyebaran Covid-19 ini karena droplet, sehingga penerapan protokol kesehatan sangat diperlukan.

Halaman
123
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved