Breaking News:

Sebatang Kara Ibu dan Ayah Dipenjara, Bocah Malah Disiksa Paman dan Bibi, Trauma Selalu Minta Maaf

Tak hanya mengalami luka fisik, seorang bocah berusia empat tahun di Medan merasakan trauma lantaran kerap dianiaya oleh paman dan bibinya.

shutterstock.com
Ilustrasi kekerasan pada anak 

TRIBUNMADURA.COM - Seorang bocah sebatang kara kini merasakan trauma yang mendalam.

Hal itu karena bocah tersebut kerap disiksa oleh paman dan bibinya.

Tak hanya itu, bocah ini sering kali mengucapkan maaf karena trauma yang dialami.

Diketahui, ia sebatang kara karena ayah dan ibunya dipenjara.

Tak hanya mengalami luka fisik, seorang bocah berusia empat tahun di Medan merasakan trauma lantaran kerap dianiaya oleh paman dan bibinya.

Balita itu kini kerap mengucapkan kata maaf jika bertemu dengan seseorang.

"Memang dia sedikit fobia. Dikit-dikit minta maaf. Minta maaf ya, Om, minta maaf ya, Om. Gitu lah," Kata Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi.

Ayah dan ibu dipenjara

Balita tersebut mengalami nasib malang.

Ia terpaksa harus berpisah dengan ayah dan ibunya. Sebab, mereka berada di penjara karena kasus narkoba.

Bocah lelaki itu pun diasuh oleh paman dan bibinya yakni JS (27) dan SE (24).

Halaman
1234
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved