Breaking News:

Waspada Jenis Penipuan Konsumen Belanja Online, Perhatikan Skema dan Alur yang Dipakai Penipu

Lebih lanjut, pihak BPKN pun merinci bahwa ada dua metode kejahatan yang siber yang paling sering digunakan oleh para oknum

Editor: Aqwamit Torik
freepik.com
Ilustrasi - Pelaku penipuan belanja online 

TRIBUNMADURA.COM - Belanja online memang menyenangkan untuk dilakukan.

Selain kemudahan transaksi juga banyak promo dan diskon yang ditawarkan oleh aplikasi belanja online.

Namun, jangan sampai kemudahan itu justru malah menjebak para konsumen belanja online saat bertransaksi.

Sebaiknya waspadai cara dan alur penipuan berikut ini.

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) merupakan lembaga yang dibentuk untuk membantu upaya perlindungan konsumen.

Baca juga: Promo McD, Promo KFC hingga Promo Breadtalk Hadir di Hari Sumpah Pemuda, Dapatkan Diskon Menarik

Baca juga: Harga dan Spesifikasi Oppo di Akhir Oktober 2020, Mulai dari Oppo A12, Oppo A5s Hingga Oppo A92

Baca juga: Betrand Peto Dijodohkan dengan Asila Maisa Putri Ramzi, Ruben Onsu Bereaksi: Ayah Incar Hartanya Kok

Berdasarkan Pasal 1 ayat 1 UUPK, perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen.

Kehadiran BPKN selama masa transisi kebiasaan masyarakat di kala pandemi pun diklaim telah menjadi sesuatu yang penting.

Pasalnya selama kurun waktu 6 bulan terakhir ini, sejumlah platform e-commerce mengalami kenaikan.

Kendati demikian, kondisi itu menimbulkan sebuah permasalahan yang baru.

Akmalia Hidayati, selaku Advocacy Officer BPKN mengatakan, "Tumbuhnya startup digital telah memicu pengumpulan data pribadi konsumen secara besar-besaran," pada acara webinar, Selasa (27/10).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved