Breaking News:

Pilkada Malang

Debat Pilkada Kabupaten Malang, KPU Larang Paslon Bawa Contekan, 'Tidak Perlu, Kalau Catatan Boleh'

KPU Kabupaten Malang melarang pasangan calon membawa contekan dalam debat Pilkada Kabupaten Malang 2020.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika ketika dikonfirmasi pada Kamis (29/10/2020). 

TRIBUMADURA.COM, MALANG - KPU Kabupaten Malang telah siap menggelar debat pasangan calon bupati dan wakil bupati Malang tahun 2020.

Debat pasangan calon bupati dan wakil bupati Malang rencananya digelar pada tanggal 30 September 2020.

"Kami telah pertemuan dengan LO (liaison officer). Kami telah persiapkan. Moderator sudah, itu dari TVRI. Latar belakangnya profesional," beber Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika ketika dikonfirmasi pada Kamis (29/10/2020).

Baca juga: Profil dan Biodata Dyah Kartika Rini, Relawan Jokowi yang Diangkat Erick Thohir Jadi Komisaris BUMN

Baca juga: Sophia Latjuba Pernah Jadi Bucin, Bongkar Cinta yang Berlebihan saat Pacaran: Gue Berikan Segalanya

Baca juga: 4 Keutamaan dan Hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H Kamis 29 Oktober 2020 bagi Muslim

Dika menambahkan, debat tidak terbuka untuk umum.

Masyarakat Kabupaten Malang bisa menyaksikan debat secara live disiarkan TVRI dan Youtube KPU Kabupaten Malang. Debat dihelat pada pukul 19:00 WIB hingga 20:00 WIB.

Tema yang akan dibahas pertama kali yakni Kesejahteraan Rakyat.

"Pemilihan didasari sesuai ketentuan PKPU 11 dan 13 ada ketentuan khusus untuk tema. Lalu kami merancang sistematikanya. Kami sampaikan ke LO. Lalu LO menyampaikannya ke pasangan calon untuk bersiap," jelas pria berkacamata ini.

Dika tidak melarang pasangan calon membawa catatan.

Namun, ketika ditanya kemungkinan Pasangan Calon membawa contekan, Dika merasa sangsi.

"Paslon tidak perlu membawa itu saya kira. Kalaupun bawa contekan kan pertanyaannya belum disampaikan. Pasti tidak jauh dengan visi misi pasangan calon," terang Dika.

Bahkan, Dika telah menyakini jika isi kepala dari pasangan calon telah penuh dengan visi dan misi yang siap ketika membahas debat.

Baca juga: Promo Indomaret 29 Oktober - 1 November 2020, Dapatkan Diskon Harga Minyak Goreng, Kecap hingga Susu

Baca juga: Nggak Nyangka! Maia Estianty dan Irwan Mussry Ternyata Dijodohkan, Ari Lasso Jadi Sosok yang Berjasa

Baca juga: Razia Protokol Kesehatan Terus Digelar di Sidoarjo, Delapan Orang Tidak Pakai Masker dan Kena Denda

"Kalau kertas catatan boleh. Ngapain bawa contekan?," herannya.

Di sisi lain, Dika menerangkan debat paslon Pilkada Malang 2020 akan dihelat dalam tiga sesi dengan tema berbeda. Untuk pelaksanaan tema debat selanjutnya, Dika akan mengumumkannya di kemudian hari.

"Pertama tema kesejahteraan rakyat. Kedua pembangunan, ketiga tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Artinya dari tiga tema itu akan dikaitkan dengan visi misi pasangan calon," tutup Dika.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved