Breaking News:

Berita Bangkalan

Imbas Cuaca Tak Menentu, Nelayan di Madura Keluhkan Tangkapan yang Tak Menentu Hingga Cuaca Buruk

Semilir angin berhembus lirih bersama suara deru ombak di pesisir Desa Banyusangkah Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan, Kamis (29/10/2020).

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Sebagian besar perahu milik para nelayan Desa Banyusangkah Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan ditambatkan lantaran anomali cuaca dalam sebulan terakhir sulit diprediksi 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19, para nelayan kembali dihadapkan pada situasi sulit.

Hasil tangkapan mulai menurun karena cuaca sulit diprediksi.

Semilir angin berhembus lirih bersama suara deru ombak di pesisir Desa Banyusangkah Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan, Kamis (29/10/2020).

Sejumlah nelayan nampak sibuk menambatkan perahu.

Dalam seminggu terakhir, mereka memilih tidak beraktifitas.

"Beberapa kali ada cuaca tidak bagus dalam minggu ini.

Kami mengurungkan niat melaut, tidak berani," ungkap Muhaimin kepada Surya ( TribunMadura.com network ).

Baca juga: Sidang Dugaan Korupsi Tanah Kas Desa Kolpajung, Kuasa Hukum Terdakwa Akan Laporkan JPU ke Kejagung

Baca juga: Risma Turun Kampanye Menangkan Eri Cahyadi - Armuji di Pilkada Surabaya, Ungkap Sebuah Amanah

Dari total sekitar 25-30 unit perahu di Desa Bayusangkah, sebanyak 80 persen di antaranya terparkir.

Muhaimin menjelaskan, anomali cuaca akhir-akhir ini mengakibatkan tidak menentunya hasil tangkapan.

Dalam kondisi cuaca normal, lanjutnya, perahu dengan jumlah 15-25 anak buah kapal mampu menghasilkan 2 ton hingga 4 ton ikan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved