Breaking News:

Berita Ponorogo

Sudah Masuk Musim Hujan, 5 Desa di Ponorogo ini Masih Butuh Bantuan Air Bersih Karena Alami Krisis

Terdapat 5 desa di 3 kecamatan di Ponorogo yang masih membutuhkan kiriman air bersih.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Bantuan  air bersih di Ponorogo, Jumat (30/10/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Sejumlah desa di Ponorogo masih membutuhkan bantuan kiriman air bersih meski saat ini sudah memasuki musim penghujan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono menyebutkan, terdapat 5 desa di 3 kecamatan saat ini yang masih membutuhkan kiriman air bersih.

Desa tersebut antara lain Desa Dungus Kecamatan Pulung, Desa Duri dan Desa Wates Kecamatan Slahung, dan Desa Pandak dan Ngendut Kecamatan Balong.

Baca juga: Beban Pemakaian Listrik Warga Madura pada Masa Pandemi Tak Seimbang, Lebih Tinggi saat Malam Hari

Setyo Budiono mengatakan hujan yang beberapa hari ini turun belum bisa mengentaskan daerah tersebut dari krisis air.

Menurut dia, hujan di Ponorogo juga tidak merata.

Di sebagian daerah, hujan turun dengan intensitas tinggi, sedangkan yang daerah lain tidak.

"Wilayah yang mengalami kekurangan air bersih belum terpengaruh sama sekali terkait turun hujan," kata Budi, Jumat (30/10/2020).

"Intensitas pengiriman belum berkurang malah bertambah empat hari yang lalu," sambung dia.

Seperti di Desa Duri, pekan lalu minta tambahan bantuan satu tangki air bersih. Dari yang sebelumnya dua tangki menjadi tiga tangki.

Budi belum bisa memastikan kapan bantuan air bersih tersebut akan berhenti.

Namun jika sesuai prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan akan terjadi di bulan November dan Desember

"Tapi yang terpenting ketika ada masyarakat yang membutuhkan air bersih kita siap untuk mengirimkan," pungkasnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved