Breaking News:

Berita Malang

Siasat Licik Dian Bambang Setyo Pria Malang Perkosa Perempuan di Hotel, Pakai Modus Lowongan Kerja

Dian Bambang Setyo memperkosa perempuan berkedok menawarkan pekerjaan. Kualifikasi pegawai yang ditawarkan harus berjenis kelamin perempuan.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Elma Gloria Stevani
witbanknews.co.za
perkosaan pemerkosaan cabul pelecehan 

"Korban lalu ditinggalkan begitu saja di tengah jalan," papar AKBP Hendri Umar.

Atas laporan dari korban tersebut, polisi kemudian penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.

''Dari kami lidik secara IT dan dari pengamatan CCTV, akhirnya kita dapat mengidentifikasi pelaku ini. Sehingga.dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, Satreskrim Polres Malang berhasil menangkap pelaku di rumah tetangganya di daerah Donomulyo," ujar AKBP Hendri Umar.

Baca juga: 5 Artis Indonesia dengan Bayaran Termahal Tahun 2020, Ada Ayu Ting Ting hingga Sule, Siapa Pertama?

Baca juga: Kurang Hati-hati Membonceng Istri, Pemotor Tewas Tabrak Truk yang Diparkir di Pinggir Jalan Jokotole

Baca juga: Rizky Billar Blak-blakan Ingin Menikah Tahun Depan, Lesty Kejora: Kalau Sudah Dekat, Gak Mau Ditunda

Pada saat hendak ditangkap, pelaku diketahui sempat melarikan diri. Tapi usaha pelarian tersebut berbuah sia-sia.

"Sempat kejar-kejaran dan diberikan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan. Sehinggarpaksa harus diberikan tembakan oleh anggota buser," beber Kapolres Malang.

Menurut hasil penyelidikan, pelaku sudah menggasak 3 orang korbannya.

Aksi pertama dan kedua hampir sama, pelaku mengaku memiliki toko batik atau restoran.

"Seluruh kejadian terjadi di wilayah Pagak. Korban juga sempat dibawa ke kebun tebu di Desa Sempol, Kecamatan Pagak," bebernya.

Di tempat itulah korban dieksekusi, diperkosa, lalu diambil barangnya dan kemudia ditinggalkan.

Pada tanggal 23 Oktober 2020 merupakan aksi terakhir pelaku. Kala itu, pelaku mengaku sebagai pemilik restoran. 

"Saat itulah korban dibawa ke salah satu hotel di Kepanjen. Pelaku ini seolah-olah sedang memeriksa kesehatan korban. Lalu memasangkan baju batik seakan-akan menilai apakah korban ini bisa diterima di restoran milik bos pelaku ini," jelas Hendri.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved