Breaking News:

Berita Sampang

95 Ulama dan Kiai se-Madura akan Saksikan Pembacaan Ikrar Ratusan Pegikut Syiah di Kabupaten Sampang

Pembacaan ikrar untuk kembali ke ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) oleh pengikut Tajul Muluk atau Ali Murtadho akan digelar pada Kamis 5 November

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang, Jalan Jamaluddin Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pembacaan ikrar untuk kembali ke ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) oleh pengikut Tajul Muluk atau Ali Murtadho akan digelar pada hari Kamis 5 November 2020.

Tak tanggung-tanggung, pembacaan ikrar untuk kembali ke ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) akan dilakukan di Pendopo Trunojoyo Sampang dan dihadiri puluhan ulama beserta kiai se-Madura.

Bahkan, jumlahnya hampir menginjak angka seratus ulama dan kiai se-Pulau Madura.

Humas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang, Faisol Ramdani menyatakan, akan ada 95 ulama beserta kiai yang akan menyaksikan pembacaan ikrar di Pendopo Trunojoyo Sampang besok.

Baca juga: Dalam Waktu Dekat, Kampung Tangguh Semeru Bersih Narkoba di Kecamatan Ketapang Sampang Diaktifkan

Baca juga: Pemkab Pamekasan Akan Lakukan Perbaikan Jalan Ruas Utama di Wilayah Pantura pada November 2020

Baca juga: Polsek Ketapang Sampang Gelar Tes Urine Anggotanya, Langkah Awal Giat Pemberantasan Narkoba

Baca juga: Swab Hunter Digelar Serentak di 9 Titik Perbatasan Kota Surabaya, Tekan Potensi Penularan Covid-19

Disebutkan, puluhan ulama dan kiai itu 55 kiai diantaranya dari dua kampung yang terletak di Desa Karang Penang dan Omben.

Kemudian, sebanyak 40 ulama beserta kiai se-Madura.

"Kemarin para ulama dan kiai sudah menggelar pertemuan di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum, Gersempal Kecamatan Omben, Sampang," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (4/11/2020).

Faisol Ramdani menambahkan, pembacaan ikrar nantinya akan dibacakan secara mandiri oleh ratusan pengikut aliran Syiah yang mengungsi di Rumah Susun (Rusun) Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo.

Pengikut Syiah yang akan kembali ke ajaran Aswaja itu sebanyak 328 orang namun, tidak semuanya dapat menghadiri lantaran memiliki kesibukan.

Untuk yang jadir nantinya sebanyak 287 orang sedangkan 41 orang diantaranya tidak hadir.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka SD-SMP di Kota Blitar Mundur Setelah Kembali Masuk Zona Oranye Covid-19

Baca juga: Ketua GP Ansor Pamekasan Lantang Serukan Boikot Produk Prancis, Tapi Jangan Sampai Lakukan Hal Ini

Baca juga: Profil dan Biodata Ratu Felisha, Artis yang 4 Tahun Menikah dengan Ari Pujianto, Kini Digugat Cerai

Baca juga: Sikap Tegas Lesty Kejora Jika Tak Berjodoh dengan Rizky Billar: Gak Perlu Trauma Dijadikan Pelajaran

Dijelaskan, dari puluhan orang yang tidak bisa hadir diantaranya, 36 orang yang terdiri dari anak-anak yang sedang menjalankan pendidikan di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Jombang dan Ponpes Lirboyo Kediri.

Kemudian lima orang berhalangan hadir karena dua orang sakit keras, satu orang habis melahirkan.

"Termasuk dua orang tengah berada di Kalimantan," pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan pembacaan ikrar besok akan dijaga ketat secara ketat dengan menerjunkan sekitar 428 lebih personil kepolisian setempat, belum lagi dari personil Kodim 0828 Sampang, dan pihak lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved