Berita Malang

Bahas Omnibus Law Cipta Kerja, Wali Kota Malang akan Kumpulkan Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat

Wali Kota Malang, Sutiaji dalam waktu dekat ini berencana akan mengumpulkan akademisi, perwakilan mahasiswa dan tokoh masyarakat untuk membahas Omnibu

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD RIFKY EDGAR
Wali Kota Malang Sutiaji cari masukan dan sumbangsih akademisi Malang soal omnibus law UU Cipta Kerja. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji dalam waktu dekat ini berencana akan mengumpulkan akademisi, perwakilan mahasiswa dan tokoh masyarakat untuk membahas Omnibus Law.

Pertemuan tersebut rencananya bakal diagendakan dalam pekan depan ini.

Nantinya Sutiaji akan menyerap aspirasi mereka terkait dengan UU Cipta Kerja.

"Pekan depan ini akan kami kumpulkan mereka. Kami akan buat catatan yang nantinya dari catatan itu kami sampaikan langsung ke pusat," ucap Sutiaji.

Baca juga: Download Lagu MP3 Tempe Nella Kharisma ft Cingire, Dangdut Koplo Trending di YouTube, Ada Video Klip

Baca juga: Bocah SD Tewas Usai Tersetrum Listrik, FRPB Pamekasan Peringatkan Agar Warga Cek Kabel Menggelantung

Baca juga: 95 Ulama dan Kiai se-Madura akan Saksikan Pembacaan Ikrar Ratusan Pegikut Syiah di Kabupaten Sampang

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka SD-SMP di Kota Blitar Mundur Setelah Kembali Masuk Zona Oranye Covid-19

Sutiaji mengatakan, bahwa dirinya ingin mengetahui sumbangsih pemikiran dari semua pihak berkaitan dengan Omnibus Law.

Mengingat Omnibus Law saat ini banyak dibicarakan oleh masyarakat.

Termasuk demonstrasi besar-besaran di sejumlah daerah yang dilakukan oleh kaum buruh dan mahasiswa.

"Yang menjadi peserta forum nanti ada dari perguruan tinggi swasta maupun negeri. Yang konsen terhadap hukum tata negara," ucapnya.

Pria kelahiran Lamongan itu mengatakan, terkait dengan Omnibus Law tersebut sebenarnya merupakan otoritas dari pusat.

Oleh karenanya, sebagai eksekutif yang merupakan kepanjangan tangan dari pusat, pihaknya akan mendengarkan secara langsung sumbangsih dari masyarakat.

"Ya memang eksekutif ini menjadi kepanjangan tangan dari pemerintah pusat. Kami akan menerima segala sumbangsih pemikiran masyarakat di daerah. Itu menjadi sebuah sikap yang harus kami lakukan," tandasnya.

Baca juga: BPB Linmas Kota Surabaya Siapkan Mitigasi Bencana, 15 Kecamatan Diminta Lakukan Pemetaan Resiko

Baca juga: Dalam Waktu Dekat, Kampung Tangguh Semeru Bersih Narkoba di Kecamatan Ketapang Sampang Diaktifkan

Baca juga: Polsek Ketapang Sampang Gelar Tes Urine Anggotanya, Langkah Awal Giat Pemberantasan Narkoba

Baca juga: Raffi Ahmad Janji Biayai Kuliah Penjual Bakso Viral Mirip Dirinya, Dimas: Baru Pertama Kali Ketemu

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved