Breaking News:

Berita Tulungagung

Polisi Sita 19 Sak Pupuk Diduga Palsu dari Petani Tulungagung, Uji Sampel Buktikan Keluhan Warga

Polisi menyita 19 sak pupuk jenis NPK merek Phonska dari pertani yang diduga pupuk palsu.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Dugaan pupuk palsu di Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Rabu (4/11/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Tindakan cepat diambil kepolisian terkait dugaan peredaran pupuk palsu di Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Rabu (4/11/2020).

Personil Tindak Pidana Khusus Satreskrim Polres Tulungagung mendatangi Desa Ngrejo untuk mencari barang bukti pupuk yang diduga palsu oleh para petani.

"Kami melacak sisa-sisa pupuk yang masih tersisa di antara petani," ujar Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudo Setiantoro, Kamis (5/11/2020).

AKP Ardyan Yudo Setiantoro menyampaikan, ada 19 sak pupuk jenis NPK merek Phonska yang disita.

Pupuk-pupuk ini dititipkan di pihak desa, dan ada satu yang dibawa untuk diuji di laboratorium.

Baca juga: Diduga Pupuk Palsu Beredar di Tulungagung, Buat Jagung Petani Jadi Warna Kuning, Lihat Penampakannya

Baca juga: Pengakuan Penganut Aliran Syiah di Sampang, 8 Tahun Tunggu Momen Pembacaan Ikrar, Akui Rindu Kampung

Baca juga: 5 Lokasi Pelayanan SIM di Surabaya, Gerai Terbaru Ada di Apartemen Praxis, Makin Mudah Dijangkau

Masih menurut Yudo, 19 sak pupuk itu diambil dari dua orang warga.

"Kami temukan ada dua petani yang menyimpan pupuk itu. Satu peni menyimpan 10 sak, dan satu lainnya menyimpan 9 sak," sambung Yudo.

Dua pemilik pupuk itu juga diinterogasi untuk pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

Selain itu polisi juga minta keterangan kepala desa setempat, terkait peredaran pupuk yang diduga palsu ini.

Sampel pupuk ini akan diuji di laboratorium, untuk memastikan kandungan dan keasliannya.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved