Berita Magetan

Sebabkan Banjir, 10 Ton Sampah Diangkat dari Sungai Mangge Magetan, Didominasi Sampah Rumah Tangga

Sebanyak 10 ton sampah berhasil diangkat dari Sungai Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/DONI PRASETYO
Personil BPBD Kabupaten Magetan bersama sukarelawan terjun ke sungai langsung membersihkan sampah di sungai Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Rabu (4/11/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Sebanyak 10 ton sampah berhasil diangkat dari Sungai Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan.

Sampah-sampah itu dikumpulkan saat anggota BPBD Kabupaten Magetan dibantu berbagai berbagai elemen masyarakat dan sukarelawan membersihkan Sungai Mangge.

Sebab, pada musim penghujan, Sungai Mangge terancam meluap dan banjir akibat tumpukan sampah di dasar sungai.

"Di bawah jembatan Sungai Mangge ini terbanyak sampah rumah tangga," kata Agus, Korlap BPBD Magetan kepada Surya ( grup TribunMadura.com ), Rabu (4/11/2020).

"Lainnya bambu yang menyangkut di pondasi jembatan," sambung dia.

Menurut Agus, pembersihan sampah yang menyangkut pondasi jembatan mencapai berat sampai sepuluh ton.

Jembatan ini belum satu bulan sampah yang menyumpal dibawah jembatan pondasi mencapai delapan sampai 10 ton sampah.

"Kebanyakan sampah rumahtangga, baru sampah kayu dan bambu tanaman yang biasa ada dibibir sungai untuk antisipasi erosi," ujarnya.

Dikatakan Agus, sampah sampah yang menyumpal di bawah jembatan, karena tersangkut pondasi jembatan, bukan saja dari warga dekat sungai.

Kata dia, bisa juga karena sampah yang dibawah air bah dari hujan yang berlangsung, Selasa (3/11) kemarin,"kata Agus.

Dikatakan Agus, wilayah sungai mangge ini sering dilanda banjir air bah, tumpahan dari Sungai Mangge karena air tidak bisa mengalir tersumpal tumpukan sampah.

"Saya sangat menyayangkan sikap warga yang tiada kepedulian bersih lingkungan, dengan membuang sampah disungai sehingga bila hujan tiba terjadi banjir air bah, efek air tidak mengalir," ucap dia.

"Kecuali itu, ancaman kepada keberadaan jembatan. Karena sampah menyumpal di pondasi jembatan," kata Agus.

Rencananya, bersih bersih sungai ini akan rutin dilakukan sebagai antisipasi banjir di musim penghujan ini.

"Tidak hanya antisipasi banjir, tapi juga antisipasi mudah rusaknya jembatan di musim penghujan yang mulai datang ini," tuturnya.

"Karena meski di sebagian besar wilayah Kabupaten Magetan adalah pegunungan, Magetan juga langganan banjir,"kata Agus.(tyo).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved