Breaking News:

Berita Jawa Timur

Pemprov Jatim akan Gelar Fashion Show Batik di Pinggir Pantai Solong Banyuwangi Akhir Pekan Ini

Pemprov Jatim kini tengah mempersiapkan pagelaran fashion show batik di pinggir pantai di Kabupaten Banyuwangi.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Sinarto menjelaskan tentang East Java Fashion Harmony 2020, Senin (9/11/2020). 

TRIBUNMADURA.COM - Suguhan menarik sedang disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka pemulihan ekonomi dari sektor industri kreatif. 

Pasalnya Pemprov Jatim kini tengah mempersiapkan pagelaran fashion show batik di pinggir pantai di Kabupaten Banyuwangi dengan tajuk East Java Fashion Harmony 2020.

Baca juga: Warga Ponorogo Dinyatakan Terkonfirmasi Positif Covid-19, Berawal dari Rapid Test Hendak Wisuda

Baca juga: Dapat Bantuan Bedah Rumah Tapi Tak Mampu Bayar Tukang, Pasutri Ini Cekcok hingga Putuskan Bercerai

Baca juga: Honor Lesty Kejora di Pernikahan Putra Pengusaha Terkuak, Gebetan Rizky Billar Dapat Rp 300 Juta

Baca juga: Rezeki Berlimpah Scorpio hingga Musuh Terbesar Taurus, Intip Ramalan Zodiak Selasa 10 November 2020

Pagelaran ini akan dihelat pada hari Sabtu (14/11/2020) mendatang. Lokasinya akan dikemas estetik dengan latar belakang Pantai Solong.

Pagelaran ini digadang akan menjadi salah satu pendongkrak industri kreatif khususnya di fashion batik. 

"Lokasinya di Pantai Solong yang diselenggarakan pada Sabtu, 14 November mendatang," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Sinarto di Surabaya, Senin (9/11/2020).

Selain memperkenalkan batik, fashion show di pinggir pantai merupakan bentuk pengenalan salah satu destinasi wisata pantai terbaik di Jatim yang berada di Banyuwangi.

Berdasarkan catatan, Jatim memiliki panjang pantai sekitar kurang lebih 2.128 kilometer dan terdapat 123 destinasi wisata bahari sehingga eksotikanya memberi inspirasi sebagai tempat penyelenggaraan fashion show.

"Pantai Solong dipilih juga karena memiliki keunikan alami yang luar biasa dengan green, clean and fresh view," tegas Sinarto. 

Secara umum, gelaran East Java Fashion Harmony sebagai upaya melindungi, mengembangkan, memanfaatkan dan membina potensi budaya bangsa, termasuk mengangkat nilai-nilai dan filosofi masyarakat setempat sebagai bagian dari kebesaran serta keunggulan intelektual budaya bangsa.

Baca juga: Aries Tegang hingga Masalah dari Masa Lalu Libra, Intip Ramalan Zodiak Cinta Selasa 10 November 2020

Baca juga: Pelaku Usaha Wisata di Tulungagung Rapid Test untuk Mencegah Penularan Covid-19 Selama Libur Panjang

Baca juga: Hubungan Rizky Billar dan Lesty Kejora Diramal Mama Ella, Bahas Orang Ketiga: Jangan Sampai Tergoda

Baca juga: Kebiasaan Kevin Aprilio di Ranjang Dibahas Vicy Melanie, Keanehan Suami Disebut Lucu: Kenceng Banget

"Sebagai daya tarik wisata berbasis budaya, batik dan tenun menimbulkan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi kreatif masyarakat," katanya.

Lebih lanjut East Java Fashion Harmony menitikberatkan pada eksplorasi keunggulan bentuk, pengembangan, pengenalan filosofi motif-motif batik di berbagai daerah di Jatim, terutama terhadap generasi muda dan pelaku bisnis garmen di skala nasional maupun internasional.

Pada gelaran ini dijadwalkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa akan membatik dan menandatangani kain kanvas berbatik.

Berperan sebagai model utama yaitu Puteri Indonesia 2020, Rr Ayu Maulida didampingi sejumlah model lokal, kehadiran 12 perajin, desainer dan kreator batik, ditambah penampilan penyanyi Vanessa Axelia.

Sementara itu, Adikarya Wastra Jatim yang diangkat yakni "Batik Gringsing", yakni salah satu batik berkembang sejak zaman kerajaan Majapahit, mempunyai arti filosofi kesuburan, kemakmuran dan keseimbangan, serta ada yang mengartikan sebagai simbol untuk tolak bala.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved