Breaking News:

Madura United

Madura United Belum Bahas Perpanjangan Kontrak dengan Pemain, Aturan PSSI Jadi Pertimbangan

Madura United belum membahas perpanjangan kontrak pemainnya meski  lanjutan kompetisi Liga 1 2020 dilanjurkan tahun depan.

Dok Madura United
Seluruh pemain Madura United dan manajemen tim saat foto bersama di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Madura. 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Madura United belum membahas perpanjangan kontrak pemainnya meski lanjutan kompetisi Liga 1 2020 akan diputar Februari - Juli 2021 mendatang.

Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu, Zia Ulhaq Abdurrahim menjelaskan, pihaknya belum membahas perpanjangan kontrak pemain karena belum ada ketentuan detail dari PSSI.

"Belum ada aturan," kata Zia Ulhaq pada Surya ( grup TribunMadura.com ), Rabu (11/11/2020).

"Kemarin hanya ada satu lembar surat (pemberitahuan penundaan) dari LIB. Namun belum ada keputusan seperti apa yang harus klub lakukan, juklak-juknisnya," sambung dia.

Soal kontrak pemain, ditambahkan pria asal Pamekasan itu, menjadi masalah baru bagi klub.

Sebab, penundaan kompetisi yang cukup panjang menjadikan klub berada dalam situasi sulit dari sisi finansial.

"Itu yang menjadi persoalan, saat awal SKEP 48 datang, kami sudah merasa federasi ada di pihak kami dan pihak pemain," ucapnya.

Dalam SKEP tersebut memuat, klub tetep punya kewajiban untuk membayar gaji pemain sampai tiga bulan ke depan dengan 25 persen.

"Dan itu menurut kami best solusion, federasi bener-bener melindungi klub dan pemain," jelasnya.

"Tapi kemudian kami sedih, karena harus muncul SKEP 53 yang di situ menyebut, klub wajib merenegosiasi dengan pemain dan lainnya," lanjut dia.

Halaman
12
Penulis: Khairul Amin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved