Breaking News:

Berita Sampang

Viral Sekelompok Wanita Joget saat Sholawatan, Bikin Warga Kampung Geram, Pelaku Klarifikasi: Khilaf

Video itu memperlihatkan wanita yang berjoget saat acara sholawatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

ISTIMEWA
viral berjoget ala disko di Kampung Leggung, Desa Dulang Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang, Madura mengaku bersalah dan meminta maaf, Kamis (12/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Belakangan ini, warga Kabupaten Sampang, Madura, digegerkan dengan beredarnya sebuah video.

Video itu memperlihatkan wanita yang berjoget saat acara sholawatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kejadian itu diduga terjadi di Kampung Leggung, Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Video tersebut engundang keresahan warga sehingga, Polsek Torjun melakukan pencarian identitas pelaku.

Tak berselang lama, dua dari empat wanita pemeran dalam video, NH dan SK, mengunjungi rumah kepala desa setempat untuk mengklarifikasi.

Dihadapan anggota Polsek Torjun, anggota unit Intel Kodim 0828 Sampang, Kepala Desa Dulang, NH dan SK mengaku bersalah.

Mereka mengaku khilaf atas aksi joget yang dilakukannya pada malam sholawatan Maulid Nabi Muhammad SAW di rumahnya.

Sebab, pihaknya bersama teman-temannya melakukan hal itu karena spontanitas tanpa bermaksud untuk melukai perasaan siapun.

"Kami mengakui bahwa perbuatan kami ini kurang sopan, maka dari itu kami meminta maaf kepada semua lapisan masyarakat terkait perbuatan kami," ujarnya.

Sementara, Kapolsek Torjun Iptu Heriyanto melalui Kasubbag Humas Polres Sampang Iptu Sunarno membenarkan bahwa sejumlah wanita yang tengah viral di media sosial itu sudah meminta maaf kepada seluruh masyarakat.

Kata dia, pelaku telah membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi kejadian tersebut dihadapan Kades Dulang, tokoh masyarakat dan anggota TNI-Polri dari Polsek Torjun dan anggota unit Intel Kodim 0828 Sampang.

"Termasuk, NH dan SK mendapatkan nasehat dari petugas dan kepala desa Dulang serta beberapa tokoh masyarakat agar sadar dan memiliki perasaan bersalah atas tindakan mereka tersebut," tuturnya.

"Mereka berjanji tidak akan mengulangi kejadian serupa dilain hari dan keduanya juga menyampaikan jika menjadikan peristiwa ini pelajaran berharga dalam hidupnya," imbuhnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved