Breaking News:

Berita Lamongan

Ikut Ibu ke Rumah Paman, Bocah 4 Tahun Tenggelam di Tambak Tetangga, Ditemukan sudah Tak Bernyawa

Karisma Mutiara Hartanti (4) tewas tenggelam di tambak milik tetangganya saat bermain.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/HANIF MANSHURI
Lokasi tenggelamnya Karisma Mutiara Hartanti (4) di Desa Karangwungu, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Jumat (20/11/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Suasana duka menyelimuti keluarga Hartono (39) dan Khoiriyah (35), warga Desa Karangwungu, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan.

Pasangan suami istri ini berduka setelah putrinya, Karisma Mutiara Hartanti (4) tewas tenggelam di tambak milik tetangganya, H. Sapi'i.

"Murni karena kecelakaan karena tenggelam dan karena ada penganiayaan," kata Kapolsek Karanggeneng,  AKP Sunaryono,  Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Cara Mudah Mendeteksi Jantung Sehat atau Tidak, Coba Pakai Metode Menyentuh Ujung Jari Kaki

Baca juga: Rumah Bandar Judi di Kota Mojokerto Digerebek Polisi, Pelaku Dikenal Sudah Beromzet Jutaan Rupiah

Sebelum kejadian, korban sempat ikut ibunya yang sedang ikut membantu memasak di rumah pamannya, H. Sukidi yang akan mempunyai hajatan.

Saat itu, Desa Karangwungu sedang diselimuti mendung gelap dan turun hujan. 

Tanpa diketahui, korban bermain bersama temannya, Fahri (1,5 tahun). 

Keduanya tidak hanya bermain di lingkungan rumah pamannya, namun hingga barat rumah H. Supi'i, barat rumah H Sukidi. 

Mereka juga bermain di pinggiran tambak dan korban terpeleset masuk ke dalam tambak H. Supi'i.

Lantaran tidak bisa berenang, korban tenggelam dan tidak lagi muncul ke permukaan. 

Baca juga: Terduga Pembunuh Ibu Dua Anak di Tulungagung Ditangkap, Ternyata Pelakunya Orang Terdekat Korban

Baca juga: FAKTA Viral Ayla Tabrak Honda CBR1000RR SP, Penabrak Disebut Tawari Mobil dan Rumah Jadi Uang Damai

Warga berusaha mencari dan korban ditemukan di kedalaman tambak dalam keadaan sudah meninggal. 

Korban dilarikan ke Balai Pengobatan Desa Sumberwudi dan korban dinyatakan sudah meninggal dunia. 

Pihak keluarga menolak untuk diotopsi disertai dengan surat pernyataan bermeterai terkait keberatan anak diotopsi. 

Pada insiden ini, polisi tetap memintai keterangan pada sejumlah saksi, termasuk orang tuanya. 

Penyidik memastikan tidak ada unsur maupun bekas penganiayaan. (Hanif Manshuri) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved