Breaking News:

Madura United

Godaan Pemain Pindah ke Klub Luar Negeri, Madura United Berusaha Pertahankan Skuadnya, ini Kata RD

Akibat pandemi sebagian pemain asing klub Liga 1 2020 memilih mengakhiri kontrak, dan pindah ke klub baru di negara lain.

TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Rahmad Darmawan saat memberikan arahan pada pemainnya pada laga Madura United Vs Persiraja Banda Aceh di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Senin (9/3/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Belakangan, akibat tak kunjung jelasnya lanjutan kompetisi Liga 1 2020, sebagian pemain Liga 1 digoda klub luar negeri, baik lokal maupun asing, terutama oleh klub asal Malaysia.

Nama seperti Evan Dimas (Persija), Hansamu Yama (Persebaya), Renan Silva (Bhayangkara FC), Stefano Lilipaly (Bali United) dan Riko Simanjuntak (Persija) terus dipantau.

Bahkan, sebelumnya, akibat pandemi yang tak kunjung melandai di Indonesia, sebagian pemain asing klub Liga 1 2020 memilih mengakhiri kontrak, dan pindah ke klub baru di negara lain.

Seperti yang dilakukan Ante Bakmaz, eks Persik Kediri yang saat ini memperkuat ACS Comuna Recea, klub kasta kedua Liga Romania.

Menanggapi hal ini, Rahmad Darmawan (RD) manajer yang juga menjadi pelatih Madura United menyebut bahwa pihaknya sudah melakukan rapat dan berkomitmen mempertahankan skuad yang ada.

Baca juga: Warga Satu RT di Ponorogo Positif Covid-19, Petaka Berawal saat Warga Melayat, 2 Orang Meninggal

Baca juga: Terungkap Motif Pelaku Bunuh Ibu Dua Anak secara Sadis, Cinta Tak Kesampaian hingga Dendam ke Suami

Baca juga: Baca Manga Boruto Chapter 52 Sub Indonesia, Kyubi Terakhir Naruto Bikin Musuh Kaget, Naruto Mati?

"Kami akan coba untuk mempertahankan mereka semua," jelas RD, Senin (23/11/2020).

Meski kesepakatan belum secara tertulis, karena ketentuan kontrak pemain terbaru belum diatur oleh PSSI, ia mengklaim bahwa sudah terdapat kesepakatan secara lisan dengan pemainnya, terutama untuk pemain asing.

Empat pemain asing Madura United musim ini adalah, Jaimerson da Silva Xavier (Brasil), Bruno Matos (Brasil), Bruno Lopes (Brasil) dan Jacob Papper (Australia).

"Walaupun bukan legalitas, kami sudah melakukan pembicaraan awal. Tapi paling tidak sudah memberikan ketenangan bagi pemain asing untuk tetap bertahan,” tagas pelatih asal Lampung tersebut.

Namun, mantan pelatih timnas Indonesia itu tidak akan menghalangi-halangi jika nantinya salah satu pemain Madura United memiliki opsi yang dinilainya lebih baik, terutama dari sisi karier.

Karena ia menyadari, dengan belum jelasnya lanjutan kompetisi Liga 1 2020 menjadikan sebagian pemain berpikir ulang melanjutkan kontrak.

Apalagi, selama masa penundaan kompetisi kembali, periode Oktober-Desember 2020, klub dibolejkan menggaji pemainnya maksimal 25 persen dari gaji awal.

Meski PSSI  dan PT LIB memutuskan lanjutan kompetisi musim ini akan diputar kembali bulan Februari 2021 mendatang.

Hingga saat ini belum ada garansi benar-benar dijalankan Februari 2021 akibat izin dari kepolisian belum juga turun.

"Tapi ketika pemain punya opsi lain, atau masa depan yang lebih baik dengan pindah klub, itu bisa saja (dilepas)," pungkasnya. (amn).

Penulis: Khairul Amin
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved