Breaking News:

Madura United

Investasi Jangka Panjang, Kapten Madura United Geluti Bisnis Rumah Kos, Pilih Jogja Jadi Lokasinya

Kapten Madura United, Fachrudin Aryanto mulai merambah dunia bisnis kos dengan 18 kamar.

TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Fachrudin Aryanto (kiri) berduel dengan pemain Semen Padang di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Rabu (28/8/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Kapten Madura United, Fachrudin Aryanto mulai merambah dunia bisnis.

Berbeda dengan pesepak bola yang mulai menggeluti dunia bisnis makanan, Fachrudin Aryanto memilih usaha kos.

Fachrudin Aryanto baru saja meresmikan satu unit usaha kos yang ada di area Jogjakarta.

Baca juga: Kapten Madura United Ikut Pelatihan Lisensi C, Fachrudin Akui Punya Mimpi Latih Tim Tanah Kelahiran

Baca juga: Madura United Minta Jaminan Kompetisi Liga 1 Digelar Februari: Jika Tidak, Ada Risiko Klub Mundur

"Sementara yang udah jalan itu usaha kos-kosan, dibuka pertama bulan Juli kemarin di Jogja," kata Fachrudin Aryanto pada Surya ( grup TribunMadura.com ), Senin (23/11/2020).

Fachrudin menuturkan, meski baru diresmikan, usaha kos-kosannya yang terdiri dari 18 kamar itu sudah mulai dibangun sejak tahun lalu.

Ia mengaku sengaja menyiapkan usaha tersebut sebagai investasi jangka panjang.

"Baru satu unit, ada 18 kamar. Saya bangun mulai tahun kemarin untuk investasi jangka panjang," ucap pemain kelahiran 19 Februari 1989 tersebut.

Soal lokasi, pemain 31 tahun itu menjelaskan, sengaja memilih Jogja karena ia menilai bahwa kota dengan julukan Kota Gudeg itu cukup prospek.

Baca juga: Persebaya Tak Lolos AFC Club Licensing Cycle, Manajemen Akui Terkendala Syarat: Kami Tak Bisa Sulap

Baca juga: Manajemen Perpanjang Libur Pemain Arema FC hingga Akhir November 2020, Singgung Rencana Turnamen

Tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar dengan berdiri banyak kampus, Jogja juga menjadi salah satu jujukan favorit untuk menghabiskan waktu libur wisatawan.

"Tepatnya sebelah barat Amberukmo Plaza (Amplas). Utaranya UII kalau di Jogja. Masuknya sih Kabupaten Sleman," tuturnya.

Tak puas hanya memiliki satu usaha, Fachrudin masih memiliki hasrat memulia usaha yang lain.

Namun, akibat seretnya pemasukan akibat pemangkasan gaji yang dilakukan semua klub Liga 1, termasuk Madura United, menjadikannya harus menunda keinginannya tersebut.

"Pengennya sih buka usaha lain, cuma sambil jalan saja, ngumpulin modal juga," pungkas Fachrudin sambil tersenyum. (amn)

Penulis: Khairul Amin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved