Breaking News:

Persebaya Surabaya

Kisah Winger Persebaya Pernah Dihujani Kritikan dari Bonek, Diteror sampai ke Akun Media Sosial

Oktafianus Fernando mengaku memiliki cerita tak terlupakan sepanjang kariernya bersama Persebaya Surabaya.

TRIBUNMADURA.COM/NDARU WIJAYANTO
Winger Persebaya Surabaya, Oktafianus Fernando di Lapangan Jenggolo, Sidoarjo, Jumat (14/6/2019) pagi. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Winger Persebaya Surabaya, Oktafianus Fernando mengaku memiliki cerita tak terlupakan sepanjang kariernya bersama Bajul Ijo.

Oktafianus Fernando mengaku, mendapat hujan kritik (paido) dari suporter Persebaya Surabaya alias Bonek.

Hal itu terjadi saat Oktafianus Fernando mendapat kartu kuning kedua pada laga Persebaya Surabaya melawan tuan rumah PSIS Semarang, 22 Juli 2018 lalu.

Baca juga: Kemenkumham Blokir Status Yayasan Arema, Wali Kota Sutiaji Minta Aremania Bersabar

Baca juga: Persebaya Tak Lolos AFC Club Licensing Cycle, Manajemen Akui Terkendala Syarat: Kami Tak Bisa Sulap

Baca juga: Liga 1 2020 Ditunda, Winger Persebaya Oktafianus Fernando Kurangi Nongkrong, Kini Pilih Hidup Hemat

Kala itu, Oktafianus Fernando dianggap menjadi biang kerok kekalahan Persebaya Surabaya dari PSIS Semarang.

Hujatan itu bahkan didapatkan pemain yang karib disapa Ofan tersebut di media sosial Instagramnya.

Ofan mengaku menerima hujan kritikan pedas dari Bonek di kolom komentar Instagramnya karena saat laga tersebut menjabat sebagai kapten tim.

"Saya ingat dapat paido waktu kartu merah pas jadi kapten, sampai dapat 600 komentar di Instagram," kata Ofan, Rabu (25/11/2020).

"Padahal kita main sore, malamnya saya cek sudah segitu jumlah komentarnya," sambung dia. 

Kendati begitu, Ofan mengaku tidak ingin lari dari kesalahan.

Baca juga: Kapten Madura United Hanya Minta Kepastian Kompetisi, Meski Akui Tak Keberatan Digaji 25 Persen

Baca juga: Investasi Jangka Panjang, Kapten Madura United Geluti Bisnis Rumah Kos, Pilih Jogja Jadi Lokasinya

Ia menerima semua kritik suporter yang masuk lewat kolom komentar maupun direct message (DM) Instagramnya.

"Saya memang salah jadi harus intropeksi diri makanya tidak hapus komentar dan sampai sekarang masih ada," kata dia.

"Kadang saya baca, ada juga yang saya balas," sambung pemain nomor punggung 8 ini.

Setelah kejadian tersebut, Ofan mengaku tidak dendam dengan suporter ataupun alergi bermedia sosial.

Pasalnya, pengalaman tersebut justru membuatnya terpacu untuk bisa tampil lebih baik.

"Tidak apa-apa, karena memang saya salah dan itu membuat saya ingin lebih baik ke depannya," tutup pemain yang ikut membawa Persebaya juara Liga 2 2017 sekaligus promosi ke Liga 1 2018 ini.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved