Breaking News:

Permintaan Maaf Edhy Prabowo ke Jokowi dan Mundur dari Jabatan Menteri dan Partai Usai Ditangkap KPK

Edhy Prabowo ditangkap KPK usai tiba di Indonesia. Menteri KKP itu ditangkap KPK atas dugaan kasus korupsi yang menjeratnya.

Editor: Aqwamit Torik
Kompas TV
Menteri KKP Edhy Prabowo usai ditangkap KPK atas kasus korupsi yang menjeratnya 

TRIBUNMADURA.COM - Edhy Prabowo ditangkap KPK usai tiba di Indonesia.

Diketahui, Menteri KKP itu baru saja pulang dari Hawaii.

Edhy Prabowo ditangkap KPK atas dugaan kasus korupsi yang menjeratnya.

Menjadi tersangka kasus korupsi, Edhy Prabowo ungkap permintaan maaf dan mundur dari jabatan.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo, ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap terkait Perizinan Tambak, Usaha dan/atau Pengelolaan Perikanan atau Komoditas Perairan Sejenis Lainnya Tahun 2020.

Penetapan ini dilakukan KPK melalui gelar perkara setelah memeriksa Edhy dan sejumlah pihak lainnya yang ditangkap di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Sule Dongkol Dicueki Dua Sosok yang Nyaman Nemplok di Paha Nathalie Holscher: Aku di Sini Sendiri

Baca juga: Kasus Covid-19 di Ponorogo Makin Naik, Pemkab Tak Tambah Jumlah Sekolah Tatap Muka

Baca juga: Rekaman Asli Video 19 Detik Mirip Gisel Disoroti Pakar: Bakal Ditelusuri Kapan Video Itu Dibuat

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango di Gedung Juang KPK, Rabu malam.

Berikut sejumlah pernyataan Edhy Prabowo setelah menjadi tersangka, yang Tribunnews.com ( TribunMadura.com network )  himpun, Kamis (26/11/2020):

Mengundurkan Diri dari Waketum Gerindra

Edhy Prabowo menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra setelah menjadi tersangka.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved