Breaking News:

Virus Corona di Magetan

VAKSIN COVID-19: Pemerintah Kabupaten Magetan Tunggu Arahan dan Suntikan Dana dari Pemerintah Pusat

Bupati Magetan Suprawoto mengaku menyiapkan 700.000 vaksin sekaligus menunggu Kebijakan Pemerintah Pusat terkait penanganan Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/DONI PRASETYO
Tenaga Medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Jawa Timur melakukan tes swab Covid-19 di Balai Desa setempat. 

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Bupati Magetan Suprawoto mengaku menyiapkan 700.000 vaksin Covid-19 sekaligus menunggu Kebijakan Pemerintah Pusat terkait penanganan Covid-19.

"Saya belum tahu. Vaksin Covid 19 kebijakan pusat, daerah menunggu kebijakan Pemerintah Pusat. Kalau sudah ada arahan baru kita menindaklanjuti,"kata Bupati Magetan Suprawoto kepada TribunMadura.com, Jumat (27/11).

Data 700.000 vaksin itu asal keluar, atau kalau sudah ada kebijakan Pemerintah Pusat anggaran yang tersedia hanya untuk 700.000 ampul vaksin, selebihnya mengharap bantuan Pemerintah Pusat.

Baca juga: Viral Pria Usia 29 Tahun Nikahi Nenek 76 Tahun di Ponorogo, Kisah Cinta Berawal dari Kecocokan

Baca juga: BREAKING NEWS - Bonceng Tiga Pakai Beat, 3 Orang Tewas Tabrak Truk di Jalan Raya Dumajah Bangkalan

Baca juga: Emosi Sule Naik Digoda Soal Wanita Lain Istri Gue di Sana, Sang Komedian Minta Andre Jangan Ganggu

Baca juga: Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Bawah Pohon Pisang, Pasangan Muda di Kediri Diamankan Polisi

"Makanya untuk pengadaan vaksin Covid-19, Selain dari APBD, saya berharap adanya suntikan dana dari Pemerintah Pusat,"ujar Bupati Magetan Suprawoto.

Dokter Tirta menjelaskan, belum ditemukan obatnya, rahasianya agar virus tidak menyebar, masyarakat harus meningkatkan antibodi, dengan cara makan, makanan kaya nutrisi.

"Ini tugas Pemerintah untuk sosialisasikan makanan kaya nutrisi. Obat Covid 19 belum ada, kalau masyarakat antibodinya kuat, virus itu mati atau hilang dengan sendirinya,"kata dokter Tirta Mandira Hudhi.

Bersama sejumlah relawan, dokter Tirta melakukan razia perut lapar di Yogyakarta.

Yakni, membagikan nasi bungkus yang siap saji kaya nutrisi di UMKM Yogyakarta.

Selain membagikan bungkus,  dokter dan relawan juga membagikan masker untuk pencegahan penularan Covid-19.

Baca juga: Belasan Pasutri Belum Terdaftar Secara Hukum, Pemerintah Kabupaten Tuban Gelar Nikah Massal

Baca juga: Cara Pencairan BLT Guru Honorer Rp 1,8 Juta dari Kemendikbud, Catat Dokumen yang Harus Dibawa

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Bupati Situbondo karena Covid-19

Baca juga: Prosesi Pemakaman Bupati Situbondo Dadang Wigiarto Dilakukan Sesuai Protokol Covid-19

"Kalau semua makanan kaya nutrisi, antibodi masyarakat baik, virus itu akan hilang dengan sendirinya. Sekarang bagaimana masyarakat bisa makan dengan makanan kaya nutrisi, itu tugas Pemerintah," kata dokter lulusan UGM Yogyakarta ini.

Pemerintah Pusat berencana melakukan vaksinasi secara menyeluruh untuk menangkal virus corona.

Namun, rencaa tersebut masih tarik ulur dan belum mendapat kepastian.

Meski begitu, rencana Pemerintah Pusat tersebut disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Kesiapan menyambut kebijakan Pemerintah Pusat menangkal COVID 19 itu diungkapkan saat Sarasehan di lokasi wisata Desa Randugede, Kecamatan Plaosan, Magetan, Jawa Timur.

"Terdapat sebanyak 700.000 warganya, siap dilakukan vaksin massal. Tapi kita berharap untuk penganggaran kalau bisa tidak diambilkan dari APBD,"tandas Bupati Magetan Suprawoto.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved