Breaking News:

Virus Corona di Jember

Jember Terjadi Lonjakan Pasien Covid-19 Sepekan Terakhir, RS Rujukan Mulai Kehabisan Ruang Perawatan

Sejumlah rumah sakit rujukan kasus virus corona di Jember kehabisan ruang perawatan untuk pasien terkonfirmasi Covid-19.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
ilustrasi - Ruang isolasi pasien Covid-19 

Hendro mengakui, ada kekhawatiran seluruh tempat tidur terpakai mengingat jumlah lonjakan kasus positif Covid-19 di Jember selama beberapa pekan terakhir.

"Meskipun kasus-kasus baru ini kebanyakan OTG (orang tanpa gejala) yang cukup isolasi mandiri di rumah, atau di JSG (Jember Sport Garden)," ucap dia.

Baca juga: Tiga Anggota Tim Tracking Covid-19 Jember Positif Virus Corona, Kantor Dinkes Ditutup Sementara

Baca juga: Lagi, Pegawai Universitas Jember Unej Meninggal Dunia Akibat Terpapar Virus Corona Covid-19

"Namun kekhawatiran itu tetap ada (tempat tidur perawatan pasien Covid terisi penuh)," imbuh Hendro.

Untuk menghindari penuhnya kamar perawatan pasien Covid-19, pihaknya melakukan pemilahan.

Pemilahan antara lain dimulai dari komunikasi antar petugas rumah sakit rujukan Covid-19 di Jember.

Jika gejala klinis pasien Covid-19 yang hendak dirujuk tidak parah/kritis, maka bisa dirujuk ke rumah sakit rujukan selain Soebandi.

Tetapi jika gejala klinis pasien mengkhawatirkan, maka bisa dirujuk ke Soebandi.

"Memang kami pilah. Jika ada gejalan klinis tetapi ringan, bisa dirujuk ke rumah sakit rujukan selain Soebandi," kata Hendro.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jember Gatot Triyono mengakui, tempat perawatan Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan sudah penuh terisi.

"Memang beberapa rumah sakit rujukan sudah terisi penuh karena tingginya pasien Covid-19," ujar Gatot.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved