Virus Corona di Kediri

Rencana Gugus Tugas Covid-19 Kediri untuk Siapkan Rumah Sakit Darurat Baru Tangani Virus Corona

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri berencana menyiapkan rumah sakit darurat untuk penanganan virus corona yang setiap hari bertambah.

TRIBUNMADURA.COM/FARID MUKARROM
Swab Test di Gedung Isolasi Mandiri Wisma Atlet Pare Kabupaten Kediri. Gugus Tugas Covid-19 Kediri menyiapkan rumah sakit darurat baru. 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri berencana menyiapkan rumah sakit darurat untuk penanganan virus corona yang setiap hari bertambah.

Informasi ini disampaikan oleh Sekertaris Gugus Tugas Covid-19 Slamet Turmudi kepada TribunMadura.com.

Menurut Slamet panggilan akrabnya bahwa sebelumnya memang pihaknya telah melakukan langkah antisipasi jika terjadinya penambahan pasien Covid-19.

"Sebenarnya sudah kami siapkan untuk rumah sakit darurat ini melalui RS Swasta di Kabupaten Kediri. Rencananya ada 9 jumlah RS Swasta yang disiapkan, namun kami masih menyiapkan segala macam fasilitas prasarana yang dibutuhkan," jelasnya Minggu (29/11/2020).

Baca juga: Pembentukan Wisata di Pulau Mandangin Kabupaten Sampang Madura Masih Dikaji Ulang

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 di Nganjuk Belum Berhenti, Obyek Wisata Jadi Sasaran Operasi Yustisi Satgas

Baca juga: Ledakan Kasus Covid-19 di Tulungagung, RSUD dr Iskak Tolak Pasien Luar Daerah, Puskesmas Disiapkan

Baca juga: Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono: Protokol Kesehatan 3M Paling Efektif Cegah Penularan Covid-19

Melanjutkan menjelaskan Slamet untuk rumah sakit swasta yang disiapkan oleh Gugus Tugas Covid 19, ini tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kediri.

"Ada yang di Kecamatan Ngasem, Kecamatan Pare, Kecamatan Kandat, Kecamatan Ngadiluwih, Kecamatan Gurah, dan Kecamatan Plemahan," terangnya.

Sebelumnya menurut Slamet pihaknya dari Gugus Tugas Covid-19 juga sudah menambah 1 tempat isolasi Mandiri yang terletak di SD Palem 2 Pare Kediri.

"Fasilitas di ruangan isolasi mandiri baru sudah siap digunakan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 namun tanpa gejala," ungkapnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Tolak PHK Sepihak, Buruh PT Unilever Rungkut Industri Surabaya Gelar Aksi Damai

Baca juga: Kondisi Terkini Wali Kota Malang dan Sekda Setelah Dikabarkan Positif Covid-19

Baca juga: Pemdes Tunggulsari Tulungagung Blokade Akses Jalan ke Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu

Baca juga: Tempat Penyimpanan Harta Karun Dimas Ahmad Terkuak, Billy Syahputra Terkejut: Kalau Tahu, Gue Ambil

Slamet Turmudi juga menghimbau masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan karena masih dalam masa pandemi Covid-19.
"Jangan lupa pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan serta rajin mencuci tangan. Semoga keluarga kita semua terhindar dari virus Covid-19," katanya.

Sementara itu untuk update Covid-19 di Kabupaten Kediri per tanggal 29 November 2020, diketahui total ada 1.202 orang. Jumlah ini sudah termasuk 1016 sembuh, meninggal 93 dan dirawat 93.

Untuk jumlah pasien 93 yang dirawat terbagi menjadi dua yakni 62 dalam perawatan rumah sakit, sementara 31 melakukan isolasi mandiri.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved