Virus Corona di Kediri

Kisah Tim Gizi di Balik Dapur RS Kilisuci, Rumah Sakit Khusus Pasien Khusus Covid-19 Kota Kediri

Tim gizi RS Kilisuci Kota Kediri harus memastikan makanan yang tersedia untuk 38 pasien khusus Covid-19 yang dirawat dan 64 orang staf medis

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/DIDIK MASHUDI
Petugas menyiapkan menu makanan bagi pasien warga Kota Kediri terkonfirmasi positif Covid 19 di RS Kilisuci, Selasa (1/12/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Tim gizi RS Kilisuci Kota Kediri harus memastikan makanan yang tersedia untuk 38 pasien khusus Covid-19 yang dirawat dan 64 orang Staf Medis yang menangani para pasien.

Makanan diberikan 3 kali sehari ditambah 2 kali snack.

Menu tim medis dan pasien sama, sebab tim medis juga membutuhkan asupan Tinggi Kalori Tinggi Protein (TKTP).

Baca juga: BREAKING NEWS: Mayat Wanita Ditemukan Terdampar di Pantai Talangsari Jember, Begini Ciri-ciri Korban

Baca juga: Pemkab Sampang Ajukan Anggaran Rp500 M ke Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Stadion Sepak Bola Baru

Baca juga: Banjir Lahar Panas Gunung Semeru, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Besuk Kobokan Terjebak

Baca juga: Satgas Covid-19 Bondowoso Lakukan Langkah Preventif Lewat Penyemprotan Disinfektan di Sejumlah OPD

Sejak pertengahan tahun ini, Kota Kediri telah mengoperasikan RS Kilisuci yang berlokasi di bangunan eks RSUD Gambiran sebagai rumah sakit khusus bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Tugas tim gizi adalah memesan makanan, menentukan siklus menu dan perencanaan menu, serta labeling karena ada beberapa pasien yang punya menu khusus diet karena penyakit bawaan,” kata Indra Widayati, Tim Gizi RS Kilisuci, Selasa (1/12/2020).

Dijelaskan Indra Widayati, menu makanan merupakan hal penting selain perlakuan pengobatan untuk perawatan pasien Covid-19.

Tim gizi harus memperhatikan menu diet untuk memastikan gizi terpenuhi sekaligus memerhatikan penyakit penyerta pasien.

Pujian dan kritikan kerap kali diterima tim gizi.

Selain kecukupan dalam hal jumlah, jenis makanan juga dipantau oleh tim gizi.

Pasien dengan penyakit penyerta menjadi fokus tim gizi untuk memastikan makanan yang disajikan sesuai dengan dietnya.

Petugas menyiapkan menu makanan bagi pasien warga Kota Kediri terkonfirmasi positif Covid-19 di RS Kilisuci, Selasa (1/12/2020).
Petugas menyiapkan menu makanan bagi pasien warga Kota Kediri terkonfirmasi positif Covid-19 di RS Kilisuci, Selasa (1/12/2020). (TRIBUNMADURA.COM/DIDIK MASHUDI)

Hal ini yang terkadang tidak mudah, sebab pasien kerap kali komplain karena makanan menjadi tidak enak atau menunya sedikit.

“Tugas ahli gizi adalah memberikan konseling ke pasien dan keluarga yang diet agar paham makanan apa yang boleh dan tak boleh dikonsumsi pasien,” jelasnya.

Soal komplain menu makanan juga dirasakan Rofianus Sundu Siyah, katering yang menyediakan menu yang sudah disusun oleh ahli gizi.

Tim ahli gizi menyediakan makanan dengan memesan katering karena di RS Kilisuci tidak ada tenaga memasak dan ruang yang khusus yang bisa digunakan sebagai dapur untuk menyiapkan makanan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved