Breaking News:

Pilkada Surabaya 2020

Beredar Surat Tri Rismaharini untuk Warga Surabaya Jelang Pilkada Surabaya 2020, Begini Alasannya

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan Tri Rismaharini mengirimkan surat khusus kepada warga jelang Pilkada Surabaya 9 Desember. 

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat ditemui di sela sidak di Stadion GBT, Kamis (26/11/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan Tri Rismaharini mengirimkan surat khusus kepada warga jelang Pilkada Surabaya 9 Desember. 

Putra Sulung Risma, Fuad Benardi mengatakan dirinya mengetahui saat ibunya itu menulis surat tersebut. 

"Iya itu beliau (Risma) nulis sendiri," kata Fuad saat dihubungi TribunJatim.com, Rabu (2/12/2020). 

Fuad mengungkapkan, Risma menulis surat tersebut dalam kapasitas sebagai petugas partai. 

Risma juga menjabat sebagai pengurus DPP PDI Perjuangan. Menurut Fuad surat tersebut ditulis pada hari libur Risma dari aktivitas kedinasan. 

Baca juga: Seorang Pasien Isolasi Covid-19 Terjatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit, Rekaman CCTV Ungkap Kejadian

Baca juga: Rektor Universitas Trunojoyo Madura Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Langkah Pihak Kampus

Baca juga: Alasan Tak Dapat Banpres, Cek Syarat BLT dan Cek Penerima Bantuan UMKM via eform.bri.co.id/bpum BRI

Dari surat itu memang tidak memiliki kop seperti surat resmi kedinasan dan semacamnya. Pada bagian keterangan waktu, surat itu tertulis 22 November 2020. 

Dalam surat itu tertulis, Risma meminta agar warga dapat berbondong-bondong menggunakan hak suara di 9 Desember mendatang. Warga tak perlu khawatir, sebab di TPS sudah menerapkan protokol kesehatan. 

Selain itu, Risma juga mengajak memilih paslon Eri Cahyadi-Armuji. Paslon nomor urut satu itu memang diusung oleh PDI Perjuangan di Pilkada Surabaya 2020. 

Fuad mengatakan, ibunya memiliki sejumlah alasan mengapa mengeluarkan surat itu. Diantaranya, Risma tak ingin warga golput dalam pesta demokrasi.

Sementara itu, sebagai pengurus partai Risma juga harus turun agar paslon yang diusung partainya itu dapat memperoleh kemenangan.  

"Beliau bagaimana pun adalah petugas partai, yang memang harus memenangkan calon yang diusung," kata Fuad yang juga kader partai besutan Megawati Soekarnoputri itu. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved