Breaking News:

Rumah Ibunda Mahfud MD Digeruduk

Ketua PC GP Ansor Pamekasan Sayangkan Penggerudukan Rumah Ibunda Mahfud MD di Madura

Ketua PC GP Ansor Pamekasan menjelaskan, sikap massa yang geruduk rumah Ibunda Mahfud MD merupakan perbuatan yang jauh rasa persaudaraan orang Madura

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana saat Ketua PC GP Ansor Pamekasan, Syafiuddin melakukan apel persiapan untuk melakukan pengamanan di rumah Ibunda Mahfud MD, Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Madura, Rabu (2/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Ketua PC GP Ansor Pamekasan, Syafiuddin menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh sekelompok massa yang menggeruduk rumah Ibunda Menkopolhukam RI, Mahfud MD di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (1/12/2020) siang kemarin.

Menurut dia, perlakuan yang dilakukan oleh ratusan massa yang menggeruduk rumah Ibunda Mahfud MD merupakan perbuatan yang jauh dari rasa persaudaraan orang Madura.

Baca juga: Jelang Pilkada Sumenep 2020, Alumni Annuqayah di Dungkek Abhak-rembhak Satarétanan Bersama Ra Ayik

Baca juga: 36 Pelajar SMP di Surabaya Terpapar Covid-19, Komnas Perlindungan Anak: Ada Sekolah Tak Taat Prokes

Baca juga: Rumah Ibunda Mahfud MD di Madura Dijaga Ketat GP Ansor dan Banser Pamekasan, Perhari Dijaga 20 Orang

Saran Syafiuddin, misal segerombolan massa itu ada yang tidak sepaham dengan pendapat Mahfud, mestinya langsung bisa disampaikan ke Menkopolhukam RI, bukan malah menggeruduk rumah Ibundanya.

"Dan yang lebih menyayangkan lagi, saat kejadian penggerudukan itu, di dalam rumah yang digeruduk tersebut, ada Ibunda pak Mahfud yang sudah sepuh. Gimana mereka itu kok berhadapan dengan nenek-nenek," kata Syafiuddin kepada TribunMadura.com, Rabu (2/11/2020).

Mengacu dari kejadian kemarin, pihaknya berencana akan mengerahkan Ansor dan Banser Pamekasan untuk melakukan penjagaan rumah Ibunda Mahfud selama 24 jam untuk memberikan rasa aman serta ketenangan kepada Ibunda Menkopolhukam.

Baca juga: Mahfud MD Tanggapi Penggerudukan Rumah Ibunya di Madura: Mereka Ganggu Ibu Saya, Bukan Menkopolhukam

Baca juga: Fakta-Fakta Rumah Ibunda Mahfud MD di Madura Digeruduk, Tujuan Massa hingga Respons Menko Polhukam

Kata dia, seberapa banyak yang dibutuhkan oleh TNI-Polri, Ansor dan Banser Pamekasan siap ikut memberikan pengamanan dan melakukan penjagaan.

"Kami siap mendatangkan pengamanan dari Ansor dan Banser Pamekasan, tapi minimal setiap hari kami ekstimasi 20 orang. Karena harus mematuhi protokol Covid-19," ujarnya.

Namun, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pamekasan ini menyatakan tidak akan langsung tergesa-gesa menerjunkan personel Ansor dan Banser ke rumah Ibunda Mahfud.

Sebab, pihaknya masih akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan TNI, Polri di Pamekasan seperti apa baiknya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved