Breaking News:

Berita Mojokerto

Kronologi Pria ODGJ di Mojokerto Bacok Tetangga hingga Tewas, Sebelumnya Korban Mencangkul di Ladang

Seorang pria gangguan jiwa bernama Khusnul Khuluq (40) di Mojokerto membacok tetangganya sendiri Jamilin (70) dengan menggunakan celurit.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Seorang pria gangguan jiwa bernama Khusnul Khuluq (40) di Dusun Belahan, Desa Brayung RT01/RW 02, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto membacok tetangganya sendiri Jamilin (70) dengan menggunakan celurit. 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Seorang pria gangguan jiwa bernama Khusnul Khuluq (40) di Dusun Belahan, Desa Brayung RT01/RW 02, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto membacok tetangganya sendiri Jamilin (70) dengan menggunakan celurit.

Akibatnya, korban mengalami luka pada tubuh korban di bagian pinggang kanan.

Dua orang menjadi korban aksi kebrutalan penganiayaan yang dilakukan ODGJ itu sehingga mengakibatkan korban bernama Jamilin (70) meninggal di Rumah Sakit Sakinah.

Baca juga: Cukup Pakai NIK e-KTP, Cara Cek Pencairan BLT UMKM Rp 2,4 Juta Langsung Login eform.bri.co.id/bpum

Baca juga: BREAKING NEWS - Mantan Direktur RSUD Pamekasan Meninggal Dunia karena Terinfeksi Covid-19

Baca juga: Daftar 4 Tempat Wisata di Kabupaten Sampang Madura yang Dibuka Saat Pandemi Covid-19 dan Aturannya

Baca juga: Puluhan Anggota FPI Sampang Keberatan Atas Perlakuan Tidak Adil Pemerintah pada Habib Rizieq Shihab

Sedangkan, korban Kaswari (82) mengalami luka bacok pada bagian leher atas dan pergelangan tangan kanan.

Anik kerabat korban mengatakan  mendengar suara keributan di rumah korban yang memicu warga mendatangi lokasi kejadian.

Dia menemukan korban dalam kondisi berlumuran darah di depan teras depan rumahnya yang berada di belakang rumah pelaku.

"Kondisi Pak Jamilin tadi itu sudah terkapar  warga membawa korban ke rumah sakit," terangnya di lokasi, Rabu (2/12).

Menurut dia, pihaknya pasrah saat mengetahui korban Jamilin meninggal di rumah sakit.

Mereka menerima lantaran pelaku penganiayaan adalah ODGJ yang pernah dua kali dirawat di rumah sakit jiwa.

"Kejadiannya tidak ada yang tahu namun saya saat menolong korban memang bersimbah darah, ada luka di pinggang itupun tahu setelah di Rumah Sakit Sakinah," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved