Breaking News:

Pria Ancam Bunuh Mahfud MD Ditangkap

Rumah Induk Mahfud MD di Madura Didatangi Dandim, Kapolres, GP Ansor, Keluarga: Hanya Silaturrahmi

Rumah kampung halaman Mahfud MD di Desa Plakpak Pamekasan Madura didatangi sejumlah personel TNI-Polri, GP Ansor Jatim dan PC GP Ansor.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Keluarga Mahfud MD di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, saat bersiaga mengantisipasi datangnya massa yang dikabarkan akan menggeruduk rumah induk Mahfud MD, Sabtu (5/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Rumah kampung halaman Menko Polhukam Mahfud MD di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, didatangi sejumlah personel TNI-Polri, GP Ansor Jatim dan PC GP Ansor Pamekasan.

Keponakan Mahfud MD, Firman Syah Ali menjelaskan  kedatangan sejumlah pihak ke rumah kampung halaman Mahfud MD ini hanya ingin melakukan pengecekan situasi terkini.

Firman Syah Ali menuturkan, mereka hanya ingin memastikan jika rumah kampung halaman Mahfud MD aman-aman saja.

Firman Syah Ali, Keponakan Mahfud MD saat pulang kampung ke rumah kampung halaman Mahfud MD di Desa Plakplak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Minggu (6/12/2020).
Firman Syah Ali, Keponakan Mahfud MD saat pulang kampung ke rumah kampung halaman Mahfud MD di Desa Plakplak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Minggu (6/12/2020). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

"Cuma cek situasi saja. TNI-Polri, GP Ansor Jawa Timur dan PC GP Ansor Pamekasan hanya melakukan silaturrahmi ke rumah kampung halaman Menko Polhukam yang di Desa Plakplak," kata Firman Syah Ali kepada TribunMadura.com, Minggu (6/12/2020).

Menurut dia, rumah Mahfud MD yang berlokasi di Jalan Dirgahayu, bukanlah rumah kampung halaman Menko Polhukam, melainkan rumah Ibundanya, Siti Khotijah.

Sedangkan, rumah yang berlokasi di Desa Plakpak, kata dia, merupakan rumah induk Mahfud MD.

"Saya kurang tahu jumlahnya berapa personel pengamanan yang ditaruk di rumah yang di Desa Plakpak dan Dirgahayu," katanya.

"Mungkin Kapolres yang tahu kenapa begitu banyak pengamanan yang ditaruk," ujarnya.

Pengurus Ansor dan Banser Pamekasan saat berjaga di depan rumah Ibunda Mahfud MD, di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Madura, Rabu (2/12/2020).
Pengurus Ansor dan Banser Pamekasan saat berjaga di depan rumah Ibunda Mahfud MD, di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Madura, Rabu (2/12/2020). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Pria yang akrab disapa Firman ini juga menjelaskan, kedatangan GP Ansor Jatim dan PC GP Ansor Pamekasan ke rumah kampung halaman Mahfud MD hanya ingin melakukan silaturahmi dengan dirinya.

Karena, bertepatan dengan momentum dirinya yang sedang pulang kampung.

"Jadi saya jarang pulang, karena tinggal di Surabaya," ceritanya.

Menurut Firman, terjadinya penggerudukan beberapa hari lalu ke rumah Ibunda Mahfud MD di Jalan Dirgahayu, kemungkinan karena adanya beda pemikiran antara Menko Polhukam dengan sebagian masyarakat Pamekasan yang akhirnya menimbulkan tindakan persekusi terhadap Ibunda Mahfud MD.

Kata dia, Dandim dan Kapolres Pamekasan sering mengecek perkembangan situasi dan kondisi terkini ke rumah Ibunda Mahfud MD dan rumah induk Menko Polhukam.

Bahkan, ungkap dia, Dandim dan Kapolres Pamekasan berharap agar keluarga Mahfud MD yang tinggal di rumah kampung halaman Menko Polhukam, agar selalu waspada menjaga keamanan lingkungan sekitar bersama masyarakat setempat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved