Breaking News:

Madura United

Asep Berlian Sebut 2019 Jadi Musim Terberatnya saat Bela Madura United, Singgung soal Jadwal Main

Asep Berlian menjadi satu di antara sejumlah pemain terlama yang membela Madura United.

istimewa
Asep Berlian saat menjalani latihan bersama Madura United 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Asam manis dirasakan Asep Berlian setelah lima musim membela Madura United.

Asep Berlian mengaku, pernah merasakan musim terberatnya selama berkarier bersama Madura United.

Gelandang andalan Madura United ini mengungkapkan, baginya, musim terberatnya adalah pada Liga 1 2019.

Baca juga: 5 Musim Bela Madura United, Asep Berlian Ungkap Alasannya Setia dengan Laskar Sapeh Kerrab

Baca juga: Kompetisi Liga 1 2020 Ditunda, Gelandang Madura United Asep Berlian Tak Persoalkan Pemotongan Gaji

Baca juga: Bhayangkara FC Pindah Kandang ke Solo, Arema FC Akui Merasa Diutungkan, Ruddy: Sangat Menguntungkan

Selain bermain di kompetisi reguler, Madura United yang lolos ke semifinal Piala Indonesia harus melakoni laga cukup padat.

Bahkan, Madura United saat itu harus menghadapi PSM Makassar secara beruntun tiga laga hanya dalam waktu delapan hari.

"Musim 2019, buat saya terlalu berat," kata Asep Berlian pada Surya, Minggu (6/12/2020).

"Karena bentroknya sama Piala Indonesia, sampai kami mainpun tiga kali sepekan," ucap dia.

"Semifinal (Piala Indonesia) sama liga kami disatuin di situ, lawan PSM Makassar dalam satu minggu," tambah pemain asal Bogor tersebut.

Beratnya musim tersebut juga mengakibatkan juru racik Madura United waktu itu, Dejan Antonic harus mundur dari kursi pelatih.

Baca juga: Kompetisi Ditunda, Gelandang Madura United Asep Berlian Manfaatkan Waktu Bantu Bisnis Istri

Baca juga: Cara Pemain Madura United Guntur Ariyadi Siapkan Masa Tua, Beli Sawah dan Perkebunan untuk Investasi

"Itulah musim terberat kami, sampai akhirnya korbannya pelatih juga, hanya setengah musim dia keluar, tapi ya gimana lagi," jelasnya.

Lima musim belum bisa membawa Madura United menjuarai kompetisi, Asep berharap musim yang akan datang bisa mempersembahkan gelar.

Dengan gelar juara, ia akui kecintaannya pada Madura United akan benar-benar semakin lengkap.

"Setiap kompetisi baru, saya selalu menargetkan itu (juara), pelatihpun menargetkan sama," jelasnya.

"Tapi kan perjalanan panjang, lama sekali, segalanya bisa terjadi, ya itulah yang selama ini kami jalani," tambah dia.

"Semoga ke depan bisa mewujudkan itu," pungkasnya. (amn)

Penulis: Khairul Amin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved