Breaking News:

Berita Malang

Modus Baru Aksi Penipuan, Pelaku Hipnotis Korbannya Lewat Telepon, Mengaku sebagai Keluarga Dekat

Seorang warga Kabupaten Malang menjadi korban aksi penipuan. Terhipnotis dari telepon.

acma.gov.au
ilustrasi penipuan lewat telpon 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Seorang warga Desa Sempu Gading Kulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Alfandi (17) menjadi korban aksi penipuan.

Kakak korban, Alfantino Ariyanto (25) mengatakan, adiknya ditipu seseorang yang mengaku merupakan keluarganya.

Menurut Alfantino, korban ditelepon oleh sebuah nomor yang tak dikenal pada Kamis (5/11/2020).

"Si penelepon mengaku sebagai paman korban," kata dia kepada TribunMadura.com, Senin (7/12/2020).

Baca juga: Pohon Sono Berdiameter 40 cm Tumbang di Jalan Niaga Mojokerto, Menimpa Dua Mobil hingga Penyok

Baca juga: UPDATE CORONA di Tuban 7 Desember 2020, Ada 33 Kasus Baru Covid-19, Kumulatif Capai 861 Kasus

"Si penelepon itu bilang jika sudah berada di Malang dan tengah mengantarkan temannya di daerah Tlogomas," ujarnya 

Seolah terhipnotis, korban terus menanggapi si penelepon itu.

Lalu penelepon itu mengaku menemukan uang dan emas di SPBU Tlogomas.

"Namun penelepon yang juga pelaku penipuan itu bilang kalau saat akan membawa uang dan emas itu, ia ditegur oleh manajer SPBU," ucap dia.

"Pelaku kemudian meminta tolong, agar adik saya itu berbicara langsung dengan manajer SPBU tersebut," terangnya.

Setelah itu korban ditelepon oleh pelaku penipuan lainnya. Namun pelaku penipuani itu mengaku sebagai manajer SPBU.

Halaman
12
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved