Breaking News:

Jalur Pantura Bangkalan Lumpuh

BREAKING NEWS - Jalur Pantura Bangkalan Lumpuh, Pohon Karet Tumbang Menimpa Pagar Warung

Pohon karet roboh menimpa pagar warung dan kios bensin eceran di Jalan Raya Desa Ra'as, Kecamatan Klampis, Bangkalan.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
pohon karet tumbang dan menimpa pagar warung dan kios bensin eceran di Jalan Raya Desa Ra'as Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Rabu (9/12/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Sebuah pohon karet roboh menimpa pagar warung dan kios bensin eceran di Jalan Raya Desa Ra'as, Kecamatan Klampis, Bangkalan, Rabu (9/12/2020).

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, tumbangnya pohon berukuran sedang itu mengakibatkan arus lalu-lintas di jalur pantura Bangkalan itu macet total lebih dari dua jam.

Hal itu dikarenakan posisi pohon tumbang munutup jalur poros penghubung Bangkalan - Sampang bagian utara.

Baca juga: Partisipasi Warga pada Pilkada Surabaya Tinggi, 100 Orang Nyoblos di TPS Ngagel Mulyo dalam 3 Jam

Baca juga: Fasilitas di Taman Wiyata Sampang Raib Digondol Maling, Pencuri Bawa Kabur Pompa Air dan Profil Tank

Baca juga: BREAKING NEWS - Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri Wafat setelah Positif Covid-19

"Evakuasi pohon tumbang selesai pukul 10.30 WIB," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Bangkalan, Rizal Morris kepada Surya ( grup TribunMadura.com ).

Ia menjelaskan, pohon tumbang terjadi pada pukul 08.00 WIB.

Kejadian itu diawali curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang berlangsung selama dua jam.

"Pohon juga menimpa rambu jalan. Jalur saat ini sudah kembali normal," jelasnya.

Dalam evakuasi tersebut, kalaksa bersama Tim Reaksi Cepat BPBD Bangkalan didukung Agen Bencana BPBD, Propinsi Jatim, personel Polsek dan Koramil Klampis, petugas PLN, hingga aparatur dan masyarakat Desa Ra'as.

Sebelumnya, pohon tumbang menimpa sebuah mobil Ford Everest di Jalan KH Moh Cholil Kelurahan Demangan Kota Bangkalan, Selasa (8/12/2020) sore.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Juanda memprediksi potensi cuaca ekstrem berlangsung hingga 11 Desember 2020.

Hingga berita ini diturunkan, hujan di Kabupaten Bangakalan belum mereda kendati intensitasnya mulai menurun.

"Kurangi aktifitas di luar rumah ketika hujan disertai angin kencang melanda," pungkas Rizal. (edo/ahmad faisol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved