Breaking News:

Virus Corona di Mojokerto

Kasipidsus Kejari Mojokerto Meninggal Terpapar Covid-19 Disertai Penyakit Penyerta Berupa Asma

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Mojokerto Rahmat Hidayat meninggal dunia karena Covid-19. 

Shutterstock
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNMADURA.COM - Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Mojokerto Rahmat Hidayat meninggal dunia karena Covid-19

Pria yang menjabat Kasi Pidsus tersebut meninggal saat dirawat di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, Kamis (10/12) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kepergian Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto secara mendadak menyisakan duka mendalam bagi rekan kerjanya.

Baca juga: Jumlah Kasus Covid-19 di Jawa Timur Naik Cukup Signifikan, Bertambah 700 Lebih Dalam Sehari

Baca juga: HASIL PILKADA MALANG 2020 Data KPU: Paslon Nomor Urut 1 Unggul, Jumat 11 Desember Pukul 18.01 WIB

Baca juga: UPDATE REAL COUNT KPU PILKADA SURABAYA 2020 Jumat 11 Desember Malam: Eri Cahyadi-Armuji Unggul 57,4%

Baca juga: UPDATE Pilkada Sumenep 2020 Data KPU Pukul 18.19 WIB: Suara Terkumpul 54,44%, Achmad Fauzi Unggul

Almarhum dikenal sosok berkepribadian  baik yang selalu menghadirkan suasana ceria di kantor Kejari Kabupaten Mojokerto, Jalan RA.Basuni, Kecamatan Sooko.

"Almarhum adalah orang baik dan bersahabat dengan teman-teman di kantor," ungkap Kasi Intel Kejari Kabupaten Mojokerto, Indra Subrata, Jumat (11/12/2020).

Indra mengatakan almarhum menjabat sebagai Kasipidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto sekitar tiga bulan. 

Dia terakhir bertemu dengan Kasipidsus Rahmat Hidayat kelahiran Banyuwangi 29/11/1979 tersebut saat almarhum  berulang tahun dan potong tumpeng di kantor Kejari Kabupaten Mojokerto, pada Senin 30 Desember 2020.

Setelah itu, dia tidak bertemu lagi lantaran bersangkutan mengeluh sakit pada Rabu (2/12).

Perasaannya sebagai teman sejawat, ia sedih telah kehilangan sosok rekan kerja secara mendadak tersebut.

"Kami berduka dan semuanya teman-teman disini sedih, kaget, gak percaya karena almarhum masih muda," ucap indra.

Indra menuturkan, aktivitas di kantor Kejari Kabupaten Mojokerto saat ini yaitu seluruh pegawai dan staf menjalani Swab Test PCR Covid-19 massal. Kemudian, Tim Tracing Satgas Covid-19 akan melakukan penyemprotan disinfektan besok.

Baca juga: 2 Bukti Audi Marissa Bantah Tudingan Hamil di Luar Nikah, Ancam Lapor Polisi: Gue Merasa Ini Fitnah

Baca juga: Daftar Penerima Banpres untuk UMKM Rp 2,4 Juta Desember 2020, Cek Hanya di Link eform.bri.co.id/bpum

Baca juga: Pemkab Inginkan Penjualan Batik Tulis Pamekasan Meningkat, Promosi Gencar hingga Tingkat Nasional

Baca juga: Ke Musala Bukannya Ibadah, Tapi Warga Gresik Ini Malah Curi Kotak Amal di Lamongan, Ini Kronologinya

"Nanti kita masih menunggu hasil Swab Test PCR Covid-19 seperti apa, kalau tidak ada yang positif ya kita beraktivitas pelayanan publik," terangnya. 

Seperti yang diberitakan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Kabupaten Mojokerto, Rahmat Hidayat (41) meninggal dunia.

Hasil Swab Test PCR yang bersangkutan tanpa gejala dinyatakan positif Covid-19 dan disertai Komorbid atau penyakit penyerta yaitu sakit Asma. 

Almarhum menghembuskan napas terakhir dalam ruang perawatan pasien Covid-19, di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto, Kamis kemarin (10/12/2020) sekitar pukul 16.35 WIB.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved