Virus Corona di Bangkalan

Kecamatan Burneh di Bangkalan Kembali Zona Merah Covid-19, Tatap Muka Sekolah di Zona Oranye Dicabut

Kecamatan Burneh di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur kembali berstatus zona merah atau berisiko tinggi terhadap penyebaran Covid-19.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
Pemerintah Kabupaten Bangkalan
Update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan menunjukkan Kecamatan Burneh kembali berstatus zona merah atau beresiko tinggi penyebaran Covid-19, Jumat (11/12/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Dampak libur panjang mempengaruhi kenaikan kasus harian Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Kecamatan Burneh di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pun kembali berstatus zona merah atau berisiko tinggi terhadap penyebaran Covid-19.

Status zona merah Covid-19 di Kecamatan Burneh menjadi atensi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Sudiyo.

Menurut pria yang akrab disapa Yoyok itu, salah satu faktor Kecamatan Burneh berubah menjadi zona merah Covid-19 karena dua perubahan mendasar.

Pertama, terjadi 13 kasus  penambahan positif terkonfirmasi berdasarkan hasil Swab PCR dalam dua minggu terakhir di Kecamatan Burneh.

Baca juga: Pasangan Asal Sumenep Madura Sukses Ikut Program Bayi Tabung Setelah 21 Tahun Menantikan Momongan

Baca juga: 9 Muda-Mudi Ditangkap saat Pesta Ekstasi, Satpol PP Pamekasan Langsung Segel Tempat Karaoke Wiraraja

Baca juga: Ditinggal Istri Tumbuk Kopi di Rumah Saudara, Pria di Bondowoso Rudapaksa Anak Tiri Umur 8 Tahun

Baca juga: Kasipidsus Kejari Mojokerto Meninggal Terpapar Covid-19 Disertai Penyakit Penyerta Berupa Asma

"Tujuh kasus positif terkonfirmasi di antaranya bertambah dalam waktu satu minggu," ungkap Yoyok kepada TribunMadura.com, Jumat (11/12/2020) petang.

Bahkan yang lebih menyakitkan, lanjutnya, dalam satu minggu terakhir terjadi dua kematian positif Covid-19 di Burneh.

"Itulah kenapa Kecamatan Burneh kembali menjadi zona merah Covid-19 dalam peta sebaran," jelasnya.

Dalam tiga hari terakhir terhitung 9-11 Desember 2020, tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sejumlah 28 orang. 

Total jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan hingga Jumat (11/12/2020) telah menyentuh angka 769 orang.

Baca juga: UPDATE REAL COUNT KPU PILKADA SURABAYA 2020 Jumat 11 Desember Malam: Eri Cahyadi-Armuji Unggul 57,4%

Baca juga: UPDATE Pilkada Sumenep 2020 Data KPU Pukul 18.19 WIB: Suara Terkumpul 54,44%, Achmad Fauzi Unggul

Baca juga: HASIL PILKADA MALANG 2020 Data KPU: Paslon Nomor Urut 1 Unggul, Jumat 11 Desember Pukul 18.01 WIB

Baca juga: Ke Musala Bukannya Ibadah, Tapi Warga Gresik Ini Malah Curi Kotak Amal di Lamongan, Ini Kronologinya

Kecamatan Kota menjadi 'penyumbang' terbanyak dengan jumlah 258 kasus positif terkonfirmasi dan 32 suspek. 

Di urutan kedua, Kecamatan Kamal dengan jumlah 112 kasus positif terkonfirmasi dan 15 suspek.

Kedua kecamatan tersebut saat ini masih berstatus zona oranye Covid-19, bersama 8 kecamatan lainnya.

Hal itu dikarenakan,  peningkatan kasus positif  terkonfirmasi di Kota dan Kamal tidak sesignifikan di Kecamatan Burneh.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved