Breaking News:

Berita Madiun

Penjual Jamu Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Toko Miliknya, Tubuhnya Sudah Dimakan Belatung

Penjual jamu ditemukan meninggal dunia di dalam toko miliknya dalam kondisi tubuh membusuk dan dimakan belatung.

TRIBUNMADURA.COM/RAHADIAN BAGUS
Evakuasi mayat Bambang Witaryo (67) di Jalan Cokroaminoto, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jumat (11/12/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Seorang penjual jamu bernama Bambang Witaryo (67) ditemukan meninggal dunia di dalam toko miliknya, Jumat (11/12/2020) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Saat ditemukan, mayat Bambang Witaryo sudah dalam kondisi membusuk dan dimakan belatung.

Sehari-hari, ia berjualan jamu di Toko Ponorogo di Jalan Cokroaminoto, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Baca juga: Terjerat Tindak Pidana Kekerasan, Pemuda Ini Terpaksa Nikahi Kekasih di Mushola Polres Madiun Kota

Baca juga: Angka Partisipasi Pemilih pada Pilkada Serentak Capai 70 Persen, 5 Daerah Lampaui Target Nasional

Baca juga: Puluhan ASN Pemkab Jember Positif Covid-19, Beberapa Perkantoran Pemkab Ditutup Sementara Waktu

Kematian Bambang pertama kali diketahui keponakannya, Ahmad Ade Nino Hermanda Putra (34).

Ade mengatakan, awalnya dihubungi tetangga yang tinggal di dekat toko milik pamannya.

Sejumlah tetangga curiga karena sudah beberapa hari tidak ada aktifitas dari toko itu.

Sebab biasanya, setiap pagi, Bambang membuka toko dan menjemur burung perkutut peliharaannya.

"Ketika saya datang baunya sangat menyengat, kemudian saya lapor ke pak RT karena polisi di pos penjagaan tugu waktu itu tidak ada," katanya.

Bersama RT setempat bersama anggota Bhabinkamtibmas, petugas dari puskesmas, dan anggota Inavis Polres Madiun Kota, masuk ke dalam toko lewat pintu belakang. 

Saat ditemukan, korban dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tengkurap di depan pintu ruangan dapur rumah.

Tubuh korban sudah dalam keadaan melepuh dan terdapat belatung di sekujur tubuh korban.

Selanjutnya, korban dievakuasi sesuai dengan protokol penanganan Covid 19 dan dibawa ke RSUD dr.Soedono untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolsek Taman, AKP Setyo Wiyono, ketika dikonfirmasi di lokasi mengatakan, diduga Bambang sudah tak bernyawa sekitar lima hari yang lalu. Diduga, Bambang meninggal karena sakit.

"Yang bersangkutan memiliki riwayat sakit diabetes. Sehari-hari dia tinggal sendirian, anak-anaknya di luar kota," imbuhnya. (rbp).

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved