Berita Madiun

Berniat Perbaiki Pompa Air, Petani di Madiun Tewas Diduga Kehabisan Oksigen, Begini Kronologinya

Berniat memperbaiki pompa air di dalam sumur, seorang petani tewas. Ia diduga tewas karena kekurangan oksigen.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/RAHADIAN BAGUS
Petugas kepolisian, bersmaa Tim dari BPBD Kabupaten Madiun dan relawan dari Ngawi mengevakuasi jasad petani yang tewas saat memperbaiki pompa air 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Berniat memperbaiki pompa air di dalam sumur, seorang petani tewas.

Ia diduga tewas karena kekurangan oksigen.

Sumur yang sempit dan minim peralatan membuat evakuasi korban memakan waktu cukup lam.

Seorang petani di Kabupaten Madiun bernama Kasno, meninggal dunia diduga akibat kekurangan oksigen saat memperbaiki mesin pompa air di dalam sumur. 

Warga Desa Sidodadi, Kecamatan Mejayan ini meninggal di dalam sumur berkedalaman sekitar 10 meter.

Petugas sempat kesulitan untuk mengevakuasi korban karena ukuran lebar sumur yang sempit dan minimnya peralatan.

Kapolsek Mejayan, AKP Sigit Siswadi, mengatakan berdasarkan keterangan saksi, bernama Suyatno, siang itu ia mencari korban di sekitar sumur.

Karena kondisi di dalam sumur gelap, Suyatno kemudian pulang mengambil senter.

Setelah ia periksa menggunakan senter, ternyata benar korban berada di dalam sumur dalam kondisi terlentang di samping mesin pompa diesel.

"Dugaan sementara ini karena korban kesulitan bernafas.

Karena di kedalaman sekitar sembilan hingga sepuluh meter sudah tidak ada oksigen lagi.

Tapi ini masih dugaan sementara," kata Sigit.

Petugas kepolisian setempat bersama BPBD Kabupaten Madiun, sempat kesulitan untuk mengevakuasi jasad korban karena minimnya peralatan. Korban akhirnya dapat dievakuasi setelah dibantu tim relawan dari Ngawi. (rbp)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved