Breaking News:

Virus Corona di Malang

Kronologi 20 Pegawai Terpapar Covid-19 hingga Pengadilan Negeri Malang Kelas IA Ditutup Sementara

Kantor Pengadilan Negeri Malang Kelas IA menutup layanan selama lima hari sejak Senin (14/12/2020) hingga Jumat (18/12/2020).

freepik.com
Zona hijau belum tentu aman dari penularan virus corona. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kantor Pengadilan Negeri Malang Kelas IA menutup layanan selama lima hari sejak Senin (14/12/2020) hingga Jumat (18/12/2020).

Penutupan itu dilakukan setelah 20 orang di Pengadilan Negeri Malang Kelas IA dinyatakan positif Covid-19.

Mereka adalah pegawai yang bekerja di lingkungan pengadilan.

Humas Pengadilan Negeri Malang Kelas IA, Djuanto menjelaskan kronologi awal mula diketahui 20 pegawai terpapar Covid 19.

"Jadi ada dua orang pegawai kami di bagian kesekretariatan yang tidak masuk mulai Senin (7/12/2020). Mereka itu mengaku tidak bisa mencium bau dan tidak bisa merasa. Akhirnya mereka disarankan untuk swab, dan hasil swab kedua orang itu positif Covid 19," jelasnya.

Baca juga: Tim Covid Hunter Mojokerto Evakuasi 2 Pasien Positif Covid-19 untuk Jalani Isolasi di Rusunawa Cinde

Baca juga: Lagi, Bocah 12 Tahun Hilang Terseret Arus Kali Lamong Gresik, Awalnya Menceburkan Diri dan Mandi

Baca juga: 20 Pegawai Positif Covid 19, Kantor Pengadilan Negeri Malang Kelas IA Ditutup Sementara

Baca juga: Pengendara Sepeda Pancal Tewas Ditabrak Motor Honda CBR di Jalan MT Haryono Kabupaten Ponorogo

Dari kedua orang itulah, akhirnya pimpinan PN Malang mengajukan kebijakan swab kepada seluruh orang yang berada di lingkungan Pengadilan Negeri Malang Kelas IA.

"Baik hakim, pegawai, tenaga honorer, pegawai koperasi hingga petugas keamanan PN Malang, yang berjumlah sebanyak 90 orang dilakukan swab. Dan hasilnya adalah 20 orang dinyatakan positif Covid-19," terangnya.

Dirinya mengaku 20 orang yang dinyatakan positif Covid 19 tersebut, berasal dari berbagai macam bidang.

"Ada yang dari bidang bagian pidana, bidang perdata, bidang kesekretariatan, tenaga honorer, penjaga koperasi, bahkan penjaga kantin juga ada," ungkapnya.

Djuanto juga menambahkan dari 20 orang yang dinyatakan positif Covid 19 tersebut, sebagian besar tidak menunjukkan gejala apapun atau biasa dikenal sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Semuanya kebanyakan Orang Tanpa Gejala (OTG) . Kalau tidak salah, 16 dari 20 orang yang dinyatakan positif Covid 19 adalah OTG," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved