Pilkada Sidoarjo 2020

Hasil Rekapitulasi KPU Pilkada Sidoarjo 2020, Muhdlor – Subandi Menang Tipis dari BHS – Taufiqulbar

Kemenangan Ahmad Muhdlor - Subandi cukup tipis dibandingkan Pasangan Calon (Paslon) Bambang Haryo Soekartono - Taufiqulbar.

Penulis: M Taufik | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/M TAUFIK
Suasana Rekapitulasi suara di KPU Sidoarjo, Ahmad Muhdlor - Subandi menang di Pilkada Sidoarjo 2020 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO – Rekapitulasi KPU di Pilkada Sidoarjo 2020, pasangan Ahmad Muhdlor - Subandi menang.

Kemenangan Ahmad Muhdlor - Subandi cukup tipis dibandingkan Pasangan Calon (Paslon) Bambang Haryo Soekartono - Taufiqulbar.

Rekapitulasi atau penghitungan suara di KPU Sidoarjo sudah selesai dilakukan, Rabu (16/12/2020) petang. Pasangan nomer urut 2 Ahmad Muhdlor – Subandi menang tipis.

Hanya selisih sekira 1,3 persen dibanding pasangan Bambang Haryo Soekartono (BHS) – Taufiqulbar.

Baca juga: Tips Aman Pengendara Motor saat Melintas Perlintasan Rel KA Menyilang, Waspada Juga Saat Hujan

Baca juga: Game Captain Tsubasa Bisa Pakai Jersey Timnas Indonesia, Simak Cara Mendapatkan Jerseynya

Baca juga: Daftar Hape Harga Rp 3 Jutaan Spek Apik Kamera Menarik, Mulai Vivo, Samsung, Oppo, Redmi dan Realme

Perhitungannya, paslon nomer urut 1 BHSTaufiqulbar mendapat 373.516 suara, paslon nomer 2 Muhdlor – Subandi meraih 387.766 suara, dan paslon nomer urut 3 Kelana Aprilianto – Dwi Astutik dapat 212.594 suara.

“Suara terbanyak diraih oleh paslon nomer urut dua.

Selisihnya sekira 1,3 persen dengan paslon nomer urut satu,” kata Ketua KPU Sidoarjo M Iskak usai pelaksanaan rekapitulasi suara di KPU Sidoarjo, Rabu petang.

Dalam penghitungan ini, diketahui bahwa partisipasi pemilih dalam Pilkada Sidoarjo 2020 luar biasa.

Mencapai 71 persen. Jauh dibanding pilkada-pilkada sebelumnya.

“Memang di bawah target kami yang mencapai 7,9 persen.

Tapi jumlah partisipasi pemilih kali ini tertinggi dibanding pilkada-pilkada sebelumnya.

Ini luar biasa,” lanjut Iskak.

Baca juga: Jangan Sepelekan, Kebiasaan Kecil ini Ternyata Bikin Ginjal Rusak, Sebaiknya Hindari dan Berubah

Ya, dari jumlah DPT sekira 1,4 juta, yang hadir ke TPS untuk menggunakan hak suaranya dalam Pilkada ini ada 1.012.420 warga.

Dari jumlah itu, suara sah mencapai 973.876 suara, yang tidak sah sebanyak 38.544 suara.

Meski penghitungan manual sudah tuntas, uniknya data di website KPU atau sirekab masih belum tuntas.

Tertulis baru masuk 98,84 persen. Dengan perhitungan paslon 1 sebanyak 38,3 persen, paslon 2 sebanyak 39,8 persen, dan paslon nomer 3 ada 21,8 persen.

Menurut Iskak, kondisi itu terjadi karena ada beberapa TPS yang pas difoto hasilnya kurang maksimal.

“Nah, karena hasil fotonya kurang bagus sehingga tidak terbaca oleh Sirekap.

Malam ini langsung kita perbaiki,” jawabnya.(ufi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved