Breaking News:

Virus Corona di Malang

Kadinkes Kabupaten Malang: Orang yang Punya Penyakit Komorbid Jangan Ikut Liburan Natal - Tahun Baru

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menyarankan masyarakat dengan penyakit penyerta atau komorbid tak ikut liburan Natal dan Tahun Baru 2021.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo ketika dikonfirmasi pada Senin (21/9/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo menyarankan masyarakat dengan penyakit penyerta atau komorbid tak ikut liburan Natal dan Tahun Baru 2021 karena berisiko tinggi tertular Covid-19.

"Bagi masyarakat yang mempunyai komorbid atau keluarganya mempunyai komorbid lebih baik tidak usah ikut liburan dulu, berbahaya. Jangan ikut daripada hal yang tidak diinginkan terjadi," ujar Arbani Mukti Wibowo ketika dikonfirmasi, Selasa (15/12/2020).

Kabupaten Malang masih tergolong zona oranye penyebaran Covid-19.

Baca juga: Daftar Harga iPhone Paling Terbaru dan Populer Desember 2020: iPhone 12, iPhone SE, hingga iPhone 11

Baca juga: BREAKING NEWS: Risma Minta Warga Surabaya Tak Pergi ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Promo Alfamart Rabu 16 Desember 2020, Promo Kebutuhan Rumah Tangga, Diskon Camilan & Beli 2 Gratis 1

Baca juga: Katalog Promo Indomaret Rabu 16 Desember 2020: Camilan, Susu, Popok dan Pewangi Pakaian Ada Diskon

Artinya ritme penularan Covid-19 di wilayah tersebut masih tergolong fluktuatif.

Arbani Mukti Wibowo menjelaskan, orang dengan komorbid bakal rentan terkena Covid-19.

Baca juga: Pengisian Kekosongan Jabatan di Lingkungan Pemkot Malang Menunggu Persetujuan KASN

Baca juga: Kota Malang Zona Merah Covid-19, Klaster Perkantoran Jadi PR Wali Kota Sutiaji Jelang Tutup 2020

Selain itu, kondisi ruang perawatan rumah sakit yang kini penuh jadi alasan Arbani Mukti Wibowo tak merestui komorbid leluasa pergi liburan.

"Karena rumah sakit rujukan kami saat ini sedang penuh. Lebih baik jangan liburan dulu," imbaunya.

Pria yang mengawali karier sebagai dokter gigi ini menerangkan, masyarakat yang tidak memiliki komorbid juga memiliki risiko terjangkit Covid-19.

Baca juga: Update Cek Nama Penerima BPUM di eform.bri.co.id/bpum, Ini Penyebab Dana BLT UMKM Diblokir Bank

Baca juga: Nathalie Holscher Labrak Wanita Lain yang Kirim DM Instagram Sule, Diam-diam Balas: Aku Voice Note

Baca juga: Teddy Lari Ketakutan Dikejar Preman Seusai Berurusan dengan Keluarga Sule: Sekarang Nyawa Taruhannya

Baca juga: Komentar Rizky Billar Sang Gebetan Lihat Lesty Kejora Ubah Penampilan: Padahal Itu Daya Tariknya Dia

Jika ingin terhindar dari risiko, masyarakat diminta tak sembrono dan tetap menerapkan protokol kesehatan

Memakai masker, rutin mencuci tangan, dan menjaga jarak harus rajin dilakukan.

"Tetap disiplin protokol kesehatan itu yang bisa meminimalisir pemaparan Covid-19. Saat beraktivitas tetap gunakan masker," pesan Arbani Mukti Wibowo.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved