Breaking News:

Berita Mojokerto

Tindakan Keji Siswi SMA setelah Lahirkan Bayi di Ponten Umum, Buang Jejak Anak Kandung ke Sungai

Siswi SMA di Mojokerto diduga membuang jasad bayi laki-laki yang dilahirkan di ponten umum.

www.shutterstock.com
ilustrasi kaki bayi 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Seorang siswi SMA di Mojokerto berinisial LVN ditangkap anggota Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto, Jumat (11/12/2020).

Siswi SMA di Kecamatan Sooko itu ditangkap setelah diduga membuang jasad bayi laki-laki yang dilahirkan di ponten umum.

Jasad bayi malang itu memprihatinkan dengan terbaring miring dalam keadaan ari-ari masih menempel pada tali pusar.

Mayat itu ditemukan warga di sungai sekitar tiga meter dari toilet umum, Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (7/12/2020) kemarin.

Baca juga: Kota Malang Zona Merah Covid-19, Gereja Diminta Sediakan Live Streaming Perayaan Natal

Baca juga: Konvoi dan Balap Liar Malam Tahun Baru 2021 di Pamekasan Dilarang, Pelanggar Bakal Ditindak Tegas

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Minta Edukasi Pencegahan Covid-19 Dimasifkan

Pelaku merupakan warga Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, yang tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan jasad bayi laki-laki tersebut.

Sedangkan, pihak kepolisian masih memburu keberadaan pelaku laki-laki yang kini buron terkait keterlibatannya dengan pelaku pembuang bayi tersebut.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander membenarkan pihaknya berhasil menangkap pelaku pembuang jasad bayi laki-laki di wilayah Mojoanyar.

"Sudah kita amankan (Pelaku) dan masih dilakukan pengembangan," ungkapnya melalui pesan singkat, Rabu (16/12/2020).

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldy Hangga Putra menjelaskan, pelaku pembuang jasad bayi laki-laki di Mojoanyar telah diamankan yang kini masih dalam pemeriksaan.

"Pelaku satu orang yang kini kita amankan berinisial VL masih pelajar," terangnya.

Baca juga: Lantunan Sholawat Iringi Keberangkatan Ribuan Partisipan Habib Rizieq Shihab di Sampang ke Mapolres

Baca juga: Ribuan Partisipan Habib Rizieq Shihab di Sampang Madura Kepung Mapolres, Sampaikan Sejumlah Tuntutan

Menurut dia, pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan bayi itu masih dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Sedangkan pasal yang dikenakan yaitu Pasal 80 Undang-undang perlindungan anak dan juga Pasal 342 KHUP tentang pembunuhan terhadap anak sendiri dengan direncana.

"Kita sudah mengamankan bersangkutan tersangka ditahan di Polres Mojokerto," jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya masih menunggu hasil autopsi jasad bayi laki-laki untuk memastikan penyebab korban meninggal, apakah dibunuh usai melahirkan atau meninggal setelah dilahirkan.

Sebelumnya, jenazah bayi di rumah sakit Bhayangkara Porong selama tujuh hari sudah dimakamkan di pemakaman umum Desa Gayaman.

"Kami akan sampaikan itu menunggu hasil pemeriksaan dan terkait jenazah bayi sudah di kebumikan," tandasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved