Breaking News:

Virus Corona di Kediri

Pemerintah Kabupaten Kediri Siapkan Sarana Prasarana dan Program Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Kabupaten Kediri mulai mempersiapkan program vaksinasi Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/FARID MUKARROM
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr Bambang Triyono, Selasa (15/12/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri mulai mempersiapkan program vaksinasi Covid-19.

Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri sejumlah persiapan mulai sarana prasarana, SDM dan metode vaksinasi sudah dalam pembahasan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Bambang Triyono menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pelatihan untuk tenaga SDM dalam melakukan vaksinasi.

Baca juga: Tips Peremajaan Kulit Wajah di Rumah Selama Pandemi Covid-19 Ala Dokter Spesialis Kulit Rika Lukas

Baca juga: Wacana RS Lapangan di Kabupaten Malang Mencuat, RS Rujukan Penuh, Sanusi: Butuh Banyak Persiapan

Baca juga: Bocor Rencana Rizky Billar Akan Menikahi Lesty Kejora, Mpok Atiek: Tadi Ngomong ke Emak, Tahun Depan

Baca juga: Pemkab Ponorogo Tiadakan Perayaan Besar Sambut Tahun Baru 2021, Tekan Angka Penularan Covid-19

"Selama ini dilakukan Dinkes adalah pelatihan tenaga dokter dan vaksinatoer oleh Dinkes Provinsi Jawa Timur. Kita buat mikro planning tempat vaksin di Kediri di rumah sakit pemerintah maupun puskesmas," terangnya.

Menurut dr Bambang bahwa pihaknya telah Koordinasi dengan BPJS untuk pemberian vaksin pada gelombang pertama.
"Sementara ini kami sedang menunggu fasilitas, dan hanya menyampaikan pemberitahuan ke instansi masing-masing," tuturnya.

Sementara itu menurut dr Bambang bahwa saat ini di setiap Puskesmas Kabupaten Kediri sudah memiliki tempat penyimpanan vaksin.

"Kami memiliki satu unit kulkas besar sebagai tempat penyimpanan vaksin. Semua kabupaten dan kota dapat bantuan dari Provinsi Jatim satu," jelasnya.

Terkait kriteria penerima pertama dalam vaksinasi, dr Bambang menyebut bahwa ia menyasar masyarakat usia 18 hingga 58 tahun.

"Kalau untuk penyuntikkannya ada berbagai macam cara. Tak bisa langsung semuanya dalam satu tempat di vaksin. Harus ada protokol kesehatan yang ketat," ujarnya.

Baca juga: Hasil Pilkada Surabaya 2020 Terbaru: KPU Gagal Umumkan Hasil Rapat Pleno Rekapitulasi di Hari Kedua

Baca juga: Penangkapan Dramatis Kurir Sabu 10 Kg Asal Bangkalan, Aksi Kejar-kejaran hingga Pelaku Ditembak Mati

Baca juga: Kaji Mbing: Saya Paham Masyarakat Jenuh dengan Covid-19, Tapi Kalau Dibiarkan Akan Membunuh Kita

Dinkes juga menyiagakan satu dokter dalam setiap rumah sakit untuk memantau berkaitan dengan gejala ikutan paska vaksin. 

Sementara itu, Bambang memastikan bahwa vaksin COVID-19 ini aman dan mengimbau masyarakat mempercayakan kepada Pemerintah yang sudah berbuat maksimal untuk rakyat nya.

"Adanya vaksin ini memberi harapan kita semua. Berharap dengan vaksin kekebalan tubuh meningkatnya, bisa memutus rantai penyebaran Covid-19. Keamanan kita percayakan kepada Pemerintah untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.

Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved