Breaking News:

Berita Pamekasan

Jelang Pergantian Tahun, Pembina LSM Jaka Jatim Minta Gubernur Instruksi Anak Buah Tak Studi Banding

Pembina LSM Jaka Jatim mensinyalir banyak unit kerja pemerintahan saat ini melakukan pariwisata dibungkus dengan kunjungan kerja.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Pembina Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaka Jatim, Mathur Husyairi. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pembina LSM Jaka Jatim, Mathur Husyairi mensinyalir, banyak unit kerja pemerintahan saat ini melakukan jalan-jalan ( pariwisata) akhir tahun pada hari kerja yang dibungkus dengan kunjungan kerja atau studi banding.

Karena adanya polemik ini, ia mendesak para kepala daerah, DPRD, Inspektorat serta BKD agar betul-betul memperhatikan hal tersebut seteliti mungkin.

"Kasihan uang rakyat dibikin kegiatan tidak jelas seperti itu," kata Mathur Husyairi kepada sejumlah media, Selasa (22/12/2020).

"Apalagi ini musim pandemi, di mana empatinya?" sambung dia.

Baca juga: Profil Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama yang Baru Gantikan Fachrul Razi, Punya Karier Gemilang

Baca juga: Cari Barang Rongsokan, Pemulung ini Kaget Temukan Benda Langka Berbahaya, sampai Didatangi Polisi

Baca juga: Gejala Covid-19 Bisa Muncul 2 Hari Setelah Terinfeksi, Perhatikan 7 Gejala Baru Virus Corona

"Rakyat sedang menderita akibat pandemi Covid-19, kok bapak ibu tega jalan-jalan dengan kemasan acara kedinasan?" tambahnya.

Secara khusus, Ketua Umum PC IKA PMII Bangkalan ini meminta Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk memberikan instruksi tegas kepada anak buahnya untuk menahan diri tidak melakukan kunjungan kerja atau studi banding.

Menurut dia, sinyalemen kegiatan jalan-jalan ini sangat kontraproduktif dengan niat baik Gubernur Jatim untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Ironis sekali jika misalnya anak buah Gubernur Jatim bebas keluar studi banding dan melakukan kunjungan ke luar kota lainnya, yang manfaatnya juga belum jelas. Sedangkan mudhoratnya sangat jelas," ujarnya.

Kata Mathur Husyairi, kegiatan asli kedinasan, saat ini banyak dicancel dalam rangka mempercepat memutus mata rantai penularan Covid-19.

Baca juga: Cara Mengurus Surat Kehilangan di Kepolisian, Siapkan Sejumlah Dokumen Berikut, Ikuti Tahapnya

"Ini kok malah acara jalan-jalan berkedok kunjungan kerja atau studi banding dibiarkan. Tolong para Kepala Daerah segera bertindak, sebelum kami para LSM yang berteriak," harap Anggota DPRD Jatim ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved