Breaking News:

Berita Sumenep

Dugaan Pemotongan Dana BLT untuk Warga Terdampak Covid-19, Puluhan Pemuda di Sumenep Protes

BLT yang diserahkan untuk warga terdampak Covid-19 ini dipersoalkan oleh puluhan pemuda yang datang melakukan audiensi.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Pencairan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Sumenep menuai polemik.

Sebab, muncul dugaan pemotongan oleh oknum terkait BLT tersebut.

BLT yang diserahkan untuk warga terdampak Covid-19 ini dipersoalkan oleh puluhan pemuda yang datang melakukan audiensi.

Puluhan Pemuda yang tergabung dalam aktivis Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kabupaten Sumenep gelar audiensi bersama Dinas Koperasi dan Bank penyalur Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Aula Lantai 5 Hotel de Baghraf setempat pada hari Selasa (22/12/2020).

Pasalnya, puluhan pemuda itu menduga jika pencairan dana bantuan langsung tunai (BLT) untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak Covid-19 di Sumenep ada pemotongan oleh oknum dan diduga mengalir ke pihak Bank penyalur.

"Dalam kesempatan ini kami sampaikan dan kami punya datanya, bahkan kami sudah melakukan investigasi. Ada dugaan pungli di kecamatan kami, ada warga biasa sebagai oknum calo yang menerima dan dana pungli itu juga diduga kuat mengalir ke pihak bank penyalur dan oknum dari dinas koperasi itu sendiri," kata Ketua DPC  Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kabupaten Sumenep, Moh. Abdan Syakuro saat audensi berlangsung.

Selain dugaan pungli katanya, pihaknya mempertanyakan transparansi data penerima yang terkesan ditutup-tutupi oleh dinas maupun pihak bank penyalur yang ditunjuk oleh pemerintah.

"Kita minta data saja tidak dikasih oleh mereka, padahal kan bukan rahasia, jadi buat apa ditutup-tutupi," tambah salah satu peserta bernama Misbahul Munir, perwakilan dari Kepulauan Sapudi Sumenep.

Tak cukup disitu, bahkan temuan serupa juga ditemukan di sejumlah kecamatan lain di ujung timur Kota Keris ini, seperti di kepulauan Raas, Sapeken, Giligenting dan beberapa kecamatan lainnya di daratan.

Dikonfirmasi Kepala Dinas Koperasi Sumenep, Sustono memberikan keterangan dengan tegas akan menyerahkan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved