Breaking News:

Berita Trenggalek

Malam Tahun Baru, Pusat Keramaian dan Area Wisata di Kabupaten Trenggalek Bakal Dijaga Polisi

Pusat keramaian dan area wisata Kabupaten Trenggalek bakal dijaga saat malam Tahun Baru.

TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring. 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Petugas gabungan dari polri, TNI, Satpol PP, dan Gugus Tugas Covid-19 bakal bersiaga di pusat keramaian dan area wisata Kabupaten Trenggalek pada malam Tahun Baru.

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi apabila ada warga Kabupaten Trenggalek yang nekat menggelar kegiatan yang menyebabkan keramaian.

Kapolres Trenggalek, AKBP Doni Satria Sembiring menjelaskan, tempat wisata memang akan ditutup pada malam pergantian tahun.

Baca juga: Alami Over Kapasitas, RSUD Nganjuk Dirikan Tenda Darurat untuk Tangani Pasien Covid-19

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Blitar Bertambah 83 Kasus dalam 2 Hari, Pemkot Maksimalkan Rumah Isolasi

Baca juga: Warga Surabaya Wajib Swab Test Jika Pergi ke Luar Kota selama 3 Hari usai Libur Natal dan Tahun Baru

Namun, kata dia, tak menutup kemungkinan bakal tetap ada warga yang memasuki area wisata untuk merayakan malam Tahun Baru.

"Walau sudah ada edaran (bahwa tempat wisata ditutup), tapi bisa jadi masyarakat akan tetap ke sana. Jadi kami standby-kan personil di tiap lokasi wisata," ujar Doni.

Sementara untuk pusat keramaian, petugas gabungan akan bersiaga juga di area-area yang berpotensi ramai ketika malam pergantian tahun. Baik di area pusat kota maupun di kecamatan-kecamatan lain.

Apabila terpantau keramaian, pihaknya tak segan untuk membubarkan dan meminta warga untuk pulang ke rumah masing-masing.

"Tujuan penempatan personil untuk membatasi area pertemuan dan tempat keramaian yang berpotensi terjadi penyebaran Covid-19," sambung dia.

Selain itu, petugas gabungan juga akan rutin menggelar operasi yustisi dalam beberapa hari ke depan. Sasaran operasi adalah mereka yang tak menerapkan protokol. Utamanya bagi yang tak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Baca juga: Cara Mengurus Permohonan Hak Asuh Anak Pasangan Suami Istri yang Cerai, Perhatikan Syarat ini

Baca juga: Cara Mengurus Surat Tilang Slip Biru dan Merah, Simak Perbedaan Kedua Surat dan Besaran Dendanya

Sebelumnya, Pemkab Trenggalek telah mengeluarkan SE Bupati tentang Antisipasi Penyebaran Covid-19 pada Libur Nataru.

SE yang diteken tanggal 22 Desember itu berisi, salah satunya tentang larangan untuk membuat keramaian selama libur Nataru hingga 4 Januari 2020.

Bentuk keramaian yang seperti menggelar konser musik, pesta kembang api, maupun hajatan.

Pemkab juga mengimbau agar masyarakat menikmati malam pergantian tahun dari rumah masing-masing. Untuk itu, pemkab berencana menggelar pertunjukan virtual yang bisa disaksikan lewat kanal youtube. (fla)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved