Breaking News:

Virus Corona di Lumajang

Pemilik Bengkel di Kabupaten Lumajang Ingat! Layani Pasang Knalpot Brong Bisa Diberi Sanksi Tegas

Jelang pergantian tahun 2020-2021, petugas Polres Lumajang, melakukan operasi knalpot brong, Minggu (27/12/2020).

Editor: Elma Gloria Stevani
Istimewa/TribunMadura.com
Petugas Santlantas Polres Lumajang saat mengimbau penjual knalpot brong di bengkel aksesoris otomotif, Jalan Semeru, Minggu (27/12/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Menjelang malam pergantian Tahun Baru, Polres Lumajang mengambil langkah-langkah guna menjaga keamanan dan kenyamanan warga Lumajang.

Berkaitan konvoi motor dengan menggunakan knalpot brong. Minggu (27/12/2020).

Kali ini petugas menyasar pedagang knalpot brong di Jalan Semeru, Lumajang.    

Kanit Satlantas Dikyasa Polres Lumajang, Aiptu Eko Kris mengatakan, dalam razia itu petugas tidak menyita knalpot brong dari para pedagang.

Melainkan petugas hanya mengimbau agar pedagang tidak menjual atau melayani pemasangan knalpot standart ke knalpot brong.

"Tidak ada penyitaan, hanya imbauan secara simpatik dan humanis untuk tidak lagi menjual dan melayani pembeli knalpot brong," kata Aiptu Eko Kris, Minggu (27/12/2020).

Baca juga: Sikapi Kericuhan di Turnamen Sepak Bola, PSSI Sampang Layangkan Sanksi Denda Rp10 Juta ke Barbara FC

Baca juga: Jelang Tahun Baru, Satpol PP Kota Mojokerto Segel Cafe Tak Berizin & Bubarkan Kerumunan di Empunala

Baca juga: Tatapan Aburizal Bakrie ke Nia Ramadhani yang Bergelayut Manja Terekspos, Jins Bolong Ramai Komentar

Meski demikian, petugas juga tetap mewanti-wanti para pemilik bengkel. Jika di kemudian hari diketahui pemilik toko masih melanggar, maka akan diberikan sanksi tegas.

"Karena gini knalpot brong bisa memicu emosi bagi sesama jalan yang merasa terganggu suara keras knalpot," ujarnya.

Dalam razia kali ini petugas tak hanya menyasar para penjual knalpot brong.

Nantinya, juga akan melakukan razia di jalan agar masyarakat lebih tertib dalam merayakan Tahun Baru 2021.

Sementara, bila ditemukan ada pengendara yang menggunakan knalpot brong, maka akan ditilang sesuai peraturan yang berlaku.

"Akan kami tindak sesuai Pasal 285 ayat 1 UU Nomor 2 tahun 2009 dengan denda Rp250.000,” pungkasnya.

Baca juga: Personel Gabungan Operasi Yustisi dan Rapid Test di Kafe dan Alun-alun Bangkalan, 2 Orang Reaktif

Baca juga: Kompetisi Internal di Sampang Berakhir Ricuh, Pemain Adu Jotos, PSSI Hentikan Turnamen Sepak Bola

Baca juga: Sule Minta Dicarikan Wanita Lain, Tolong Carikan Janda, Lihat Reaksi Karyawan: Jangan Macam-macam!

Baca juga: Terekam CCTV, Duo Maling di Kota Malang Jatuh Usai Angkat Pipa Besi Curian, Sudah Beraksi Lima Kali

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved