Breaking News:

Madura United

Banyak Klub Bingung Bubar Pemain atau Tidak, Madura United Minta PSSI dan LIB Pastikan Jadwal Liga 1

Manajamen Madura United berharap kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar pelaksanaan kelanjutan Kompetisi Liga 1 2020 segera diselesaikan.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu, Ziaul Haq. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Akibat ketidakjelasan jadwal Liga 1, banyak klub yang kebingungan.

Mereka bingung memilih bubarkan pemain atau tidak.

Manajamen Madura United berharap kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar pelaksanaan kelanjutan Kompetisi Liga 1 2020 segera diselesaikan.

Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu, Ziaul Haq mengatakan, bila kelanjutan Kompetisi Liga 1 2020 selesai, maka semua klub bisa mengawali persiapan Kompetisi 2021.  

Baca juga: Gus Yaqut: Agama sebagai Inspirasi Bukan Aspirasi, Forum Ulama, Habaib dan Tokoh Madura Tak Terima

Baca juga: Cara Menjual Tanah Warisan Tanpa Menyebabkan Masalah, Lakukan Hal Berikut Sebelum Dipindah Tangan

Baca juga: Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan dan Biaya Mengurusnya, Jangan Lupa Dokumen Penting ini

Untuk saat ini, kata dia, semua klub pastinya memiliki perencanaan yang gamang dan bingung, apakah tim untuk kelanjutan Kompetisi Liga 1 2020 akan dibubarkan atau tidak. 

"Kondisi saat ini, ada simalakama baik bagi klub maupun pemain. Karena belum ada kepastian kelanjutan bergulirnya Kompetisi Liga 1 2020," kata Ziaul Haq kepada TribunMadura.com, Senin (28/12/2020).

Menurut pria yang akrab disapa Zia ini, jika tim tidak dibubarkan, antara pemain dan klub masih sama-sama memiliki perikatan. 

Kata dia, jika pemain akan bermain di klub lain, tentunya akan gamang, karena masih ada ikatan, sementara kompetisinya tidak berjalan.  

Zia memastikan, Madura United akan lebih legawa bila Kompetisi Liga 1 2020 akan diselesaikan.

Karena diakuinya, fokus Madura United saat ini, melakukan pembenahan infrastruktur dan youth development, sebagai evaluasi terbesar dari gagalnya Madura United mendapatkan AFC Lisensi.

"Saat ini, Madura United sedang membangun training centre dan sedang mengirimkan beberapa orang untuk meningkatkan lisensi kepelatihan," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved