Breaking News:

Madura United

Madura United Putuskan Bubarkan Pemain, Fokus Pembenahan Administrasi Internal dan Memantapkan MUFA

Presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi membuka suara terkait isu pembubaran skuad timnya musim ini akibat tidak ada kejelasan lanjutan kompetisi

Penulis: Khairul Amin | Editor: Elma Gloria Stevani
istimewa
Logo Madura United 

Meski tim utama dibubarkan, AQ menyebut bahwa pihaknya akan segera menjalankan roda tim setelah ada kejelasan dari PSSI.

Sementara tentang hak pemain, Madura United menyebut bahwa pihaknya tetap memperhatikan, setidaknya hingga akhir tahun 2020 ini.

Baca juga: Inlah Daftar Bantuan yang Akan Dibuka Kembali di 2021, Ada Kartu Prakerja, Subsidi Gaji dan BLT UMKM

Baca juga: Siap-siap Kaya! 5 Shio Ini Mampu Meraih Kesuksesan di Tahun 2021 dan Dapat Keberuntungan Luar Biasa

Baca juga: Tanggapi Kedekatan Gading Marten dengan Model 20 Tahun Karen Nijsen, Roy Marten: Cantik Banget

Baca juga: Whisnu Sakti Siap Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Surabaya, Janjian dengan Gubernur

Dengan tetap membayar gaji pemain hingga bulan Desember sesuai dengan SK PSSI terakhir.

Mulai bulan Januari 2021, hak gaji pemain sudah tidak ada lagi.

Dengan pembubaran ini, sementara pemain diberikan kesempatan untuk mencari klub baru.

Jika nantinya sudah ada kejelasan, pemain belum memperkuat tim baru, akan dipanggil kembali sesuai kebutuhan tim.

"Nanti manajer-coach RD- dapat segera siapkan tim setelah ada kejelasan dari PSSI," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved