Breaking News:

Wabah Virus Corona

Amankah Pasien Covid-19 Selesai Isolasi Mandiri Kembali Beraktivitas Tanpa Tes PCR? Ini Kata Dokter

Penjelasan dokter mengenai keamanan pasien Covid-19 yang menyelesaikan masa isolasi mandiri dan melakukan aktivitas tanpa tes PCR.

Freepik.com
ilustrasi - pasien Covid-19 yang telah menjalani masa isolasi mandiri kembali beraktivitas 

TRIBUNMADURA.COM - Pasien Covid-19 diwajibkan untuk menjalani serangkaian kegiatan penyembuhan virus corona.

Satu di antara rangkaian kegiatan pasien Covid-19 yaitu melakukan isolasi, baik mandiri maupun di rumah sakit.

Biasanya, pasien yang diizinkan melakukan isolasi mandiri adalah mereka yang memiliki gejala klinis Covid-19 ringan.

Lama waktu isolasi mandiri para pasien Covid-19 berbeda satu dengan lainnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi mengatakan, pasien positif Covid-19 yang sudah diisolasi selama 10 hari dan tak menunjukkan gejala maka tidak lagi berisiko menularkan virus corona kepada orang lain.

Dengan demikian, yang bersangkutan diperbolehkan kembali beraktivitas atau bekerja seperti biasa, tanpa harus menjalani tes swab PCR terlebih dahulu.

Namun, Yovi menyayangkan, masih banyak institusi pemerintah maupun swasta yang tidak memperbolehkan karyawannya bekerja kembali setelah selesai menjalani isolasi selama 10 atau 13 hari.

Baca juga: Gejala Covid-19 Bisa Muncul 2 Hari Setelah Terinfeksi, Perhatikan 7 Gejala Baru Virus Corona

Baca juga: Cara Sembuh dari Gejala Covid-19, Bisa Diobati Tanpa ke Rumah Sakit, Cek Tindakan Versi Dokter ini

Baca juga: Penjelasan Dokter Penyebab Wakil Bupati Pamekasan Meninggal, Pastikan Rajae sudah Negatif Covid-19

Para karyawan diwajibkan menjalani tes swab PCR terlebih dahulu, dan jika terbukti negatif baru diperbolehkan kembali bekerja.

"Sebenarnya tidak boleh seperti itu. Begitu dokter menyatakan Covid-19 berdasarkan resumenya sembuh," kata Yovi, seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (27/12/2020).

"Walaupun tanpa ada dasar dari swab yang menyatakan negatif orang tersebut sudah sembuh dan beres, jangan lagi dilarang-larang, apalagi pakai stigma," sambung dia.

ILUSTRASI Penderita Covid-19 atau virus Corona.
ILUSTRASI Penderita Covid-19 atau virus Corona. (Freepik)
Halaman
1234
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved