Virus Corona di Tulungagung

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Tulungagung Meningkat, Satgas Khawatir Dampak Libur Tahun Baru

Angka kesembuhan kasus Covid-19 di Tulungagung meningkat. Tim Satgas khawatir pada efek libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Penulis: David Yohanes | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Polisi menutup jalan alternatif ke Pantai Gemah, Pantai Klathak dan Pantai Bayem di Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jumat (1/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Tingkat kesembuhan pasien covid-19 di Kabupaten Tulungagung terus menunjukkan tren membaik.

Hal ini pun memberikan optimisme tinggi bagi masyarakat dalam melewati masa pandemi Covid-19.

Namun, diyakini jika tren ini terus terjadi, maka kurva kesembuhan akan lebih tinggi dari temuan kasus baru.

Dengan demikian, Kabupaten Tulungagung sudah melewati masa puncak, dan grafik sedang menurun.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung masih khawatir dengan dampak libur natal dan tahun baru.

Baca juga: Bayi di Sampang Lahir Tanpa Anus, Kondisinya Memprihatinkan, Rintihannya Menyanyat Hati Sang Ibu

Baca juga: Batal, Sekolah Tatap Muka Tidak Disetujui Pemkab, Pembelajaran di Jember Tetap Daring, Ini Alasannya

Baca juga: Masuk Objek Wisata di Sidoarjo, Semua Pengunjung Wajib Bawa Surat Keterangan Sehat Bebas Covid-19

Baca juga: Aksi Konvoi Knalpot Brong di Ring Road Tuban Diobrak Polisi, Pengendara Kocar-kacir Sampai ke Sawah

“Terus terang kita masih punya simpanan dua hari libur panjang. Ini yang mengkhawatirkan kami,” terang Wakil Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro.

Galih Nusantoro mengungkapkan, sudah dilakukan upaya penutupan tempat wisata sejak 19 Desember 2020.

Namun masih ada di antaranya yang masih buka.

Bahkan ada pula wisatawan yang menerobos blokade lokasi wisata.

“Kita akan tahu liburan kemarin berdampak pada penularan atau tidak, lihat saja seminggu kemudian,” sambung Galih Nusantoro.

Liburan tahun baru 2021 juga menjadi kekhawatiran sendiri.

Sebab belum diketahui pola masyarakat dalam menyambut bergantian tahun.

Dikhawatirkan mereka tetap melakukan aktivitas berkerumun di rumah masing-masing.

“Kami berharapnya liburan kemarin tidak menyumbangkan kasus baru. Tapi kami siap mengantisipasi jika dua liburan itu memicu ledakan kasus,” tegas Galih Nusantoro.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved