Breaking News:

Berita Malang

Bayi di Sampang Lahir Tanpa Anus, Kondisinya Memprihatinkan, Rintihannya Menyanyat Hati Sang Ibu

Seorang bayi perempuan bernama Siti Romlah di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang lahir tanpa lubang anus. Kondisinya memprihatinkan.

Istimewa/TribunMadura.com
Kondisi Siti Romlah, anak dari pasangan Alwidi dan ayahnya Horin warga Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Seorang bayi perempuan bernama Siti Romlah di Kabupaten Sampang lahir tanpa lubang anus.

Ibu bayi yaitu Alwidi dan ayah bayi yakni Horin merupakan warga Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.

Bayi malang itu tidak sanggup menahan rasa sakit dengan perut membesar.

Alwidi mengaku merasa sedih melihat anak perempuannya dengan kondisi demikian.

Baca juga: Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Tulungagung Meningkat, Satgas Khawatir Dampak Libur Tahun Baru

Baca juga: 50 Pasangan Bukan Suami Istri Nikmati Tahun Baru di Penginapan, Endingnya Digerebek Satpol PP Malang

Baca juga: Gisel Curhat Rindu Gempi hingga Minta Maaf, Respon Gading Marten Jadi Sorotan Netizen: Sabar ya Ma

Baca juga: Masuk Objek Wisata di Sidoarjo, Semua Pengunjung Wajib Bawa Surat Keterangan Sehat Bebas Covid-19

Terlebih, hatinya merasa tidak kuat saat melihat rintihan anaknya yang seakan tidak kuat menahan rasa sakit yang dialami.

"Saya hanya bisa berdoa siang dan malam kepada Allah SWT untuk memohon agar anak saya terlepas dari penderitaan yang dialami," ujarnya keapda TribunMadura.com.

Terpisah, Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Azizah menyampaikan, jika dirinya bersama rekan DKR lainnya sudah berusaha membantu bayi Siti Romlah dengan mengupayakan biaya pengobatan agar dibantu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.

Alhasil, Pemkab Sampang siap membantu dan memberikan fasilitas pengobatan Siti Romlah dengan biaya pengobatan dijamin melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

"Tapi bantuan pengobatan Siti Romlah tidak dimungkinkan dapat cepat terealisasi karena saat ini menjelang akhir tahun sehingga alokasi anggaran sudah tutup secara administrasi," terangnya.

Halaman
12
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved