Breaking News:

Berita Pamekasan

Tutup Tahun 2020 dengan Kegiatan Positif, Owner Batik Kade Pamekasan Santuni Puluhan Anak Yatim

Owner Batik Ka_De Pamekasan, Abdus Somad menutup tahun 2020 dengan kegiatan positif, yaitu dengan cara memberikan santunan kepada anak yatim piatu.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Owner Batik Ka_De Pamekasan, Abdus Somad saat memberikan santunan terhadap puluhan anak yatim di Dusun Centren, Desa Pantonggal, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Kamis (31/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Owner Batik Ka_De Pamekasan, Abdus Somad menutup tahun 2020 dengan kegiatan positif, yaitu dengan cara memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu.

Santunan yatim piatu tersebut dilaksanakan di Dusun Centren, Desa Pantonggal, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Kamis (31/12/2020).

Dalam acara pemberian santunan itu, Owner Batik Ka_De Pamekasan bekerjasama dengan New Singer Madura (NSM). 

Abdus Somad mengaku bersyukur bisa melakukan kegiatan positif di penghujung tahun 2020.

Sebab, ia bisa berbagi dengan beberapa anak yatim-piatu dan orang tidak mampu lainnya.

Baca juga: Masuk Tahun 2021, Polsek Proppo Pamekasan Larang Bengkel Pasang Knalpot Brong dan Ganti Ban Kecil

Baca juga: Alfamart Waru Sidoarjo Ditutup Paksa Petugas, Ketahuan Langgar Jam Malam saat Malam Tahun Baru 2021

Baca juga: Kapolres: Jam Malam Tak Hanya di Kabupaten Malang dan Kota Malang, Bisa Diterapkan di Jawa Timur

Baca juga: Hasil Rapid Test Antigen Reaktif, 2 Orang di Perbatasan Trenggalek Diminta Balik dan Isolasi Mandiri

Owner Batik Ka_De Pamekasan, Abdus Somad saat memberikan santunan terhadap puluhan anak yatim di Dusun Centren, Desa Pantonggal, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Kamis (31/12/2020).
Owner Batik Ka_De Pamekasan, Abdus Somad saat memberikan santunan terhadap puluhan anak yatim di Dusun Centren, Desa Pantonggal, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Kamis (31/12/2020). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

"Semoga segala sesuatu yang kita lakukan selama tahun 2020 ini menjadi catatan baik dan amal ibadah yang kelak bisa membantu kita," kata Abdus Somad kepada TribunMadura.com, Jumat (1/1/2021).

Pria yang akrab disapa Kak Dus ini, juga mengatakan, kalau santunan anak yatim-piatu itu, memang sebuah rutinitas yang biasa dilakukan olehnya.

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 2 Januari 2021: Cancer Beruntung di Awal Tahun, Virgo Meraih Kesuksesan

Baca juga: 4 Shio yang Diramal Memiliki Karier dan Keberuntungan Besar di Tahun 2021, Apakah Shiomu Termasuk?

Baca juga: Langganan Banjir, Warga di Jalan Raya Provinsi Berharap Pemkab Sampang Beri Solusi Permanen

Baca juga: Catat! Akses Masuk Kota Sumenep Madura saat Malam Tahun Baru 2021 Ditutup Petugas Gabungan

Sebab, ia mempunyai prinsip, bahwa sebagian penghasilan atau pendapatan dari usaha memproduksi batik merupakan hak orang lain yang perlu di shodaqohkan.

"Apa yang kita miliki dan didapatkan, sebagian milik orang lain yang Allah titipkan untuk kita," ujar alumni Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata ini.

Kak Dus berharap, tahun 2021 mendatang bisa menjadi orang yang lebih bermanfaat dan tetap bisa membantu sesama, khususnya untuk masyarakat kurang mampu.

Harapannya, melalui cara santunan itu, bisa memberikan dampak manfaat terhadap kelancaran produksi batiknya.

"Semoga tahun depan Batik Ka_De bisa lebih maju dan bermanfaat untuk semuanya," harapnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved