Breaking News:

Wakil Bupati Pamekasan Meninggal

Wakil Bupati Pamekasan Sempat Negatif Covid-19, Dokter RS Ungkap Penyebab Rajae Meninggal Dunia

Wakil Bupati Pamekasan Rajae sudah dalam kondisi gejala klinis yang berat saat pertama kali dirawat intensif di RSUD Dr Soetomo.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Wakil Bupati Pamekasan Rajae 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Dirut RSUD Dr Soetomo, dr Joni Wahyudi menerangkan rekam medis perawatan kesehatan Wakil Bupati Pamekasan, Rajae sebelum meninggal dunia Kamis (31/12/2020) pukul 15.30 WIB.

dr Joni Wahyudi menjelaskan bahwa Rajae saat pertama kali dirawat intensif di RSUD Dr Soetomo sudah dalam kondisi gejala klinis yang berat.

"Kami berupaya semaksimal mungkin," kata dr Joni Wahyudi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (31/12/2020).

"Bahkan beliau sudah memakai alat yang tercanggih di RSU Dr Soetomo, yang namanya ECMO itu," sambung dia.

Setelah dilakukan perawatan intensif di Ruang Isolasi Khusus (RIK), kondisi Rajae berangsur pulih.

Baca juga: Sosok Wakil Bupati Rajae di Mata Ketua Ansor Pamekasan, Bersahaja dan Tak Mau Repotkan Orang Lain

Baca juga: Malam Tahun Baru di Bangkalan, Tak Ada Kerumunan Massa, Jam Malam Berlaku hingga 8 Januari 2021

Bahkan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR)nya menunjukkan hasil negatif Covid-19.

Namun, kata dia, bukan berarti kondisi tubuh Rajae pulih sepenuhnya.

Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh terlanjur menginfeksi sejumlah organ tubuh Rajae, sehingga membuatnya masih harus menjalani serangkaian pemulihan medis.

"Itu harus kita menjadi pembelajaran, walaupun sudah negatif itu belum tentu penyakit akibat Covid-19, selesai," jelas dia.

"Kalau Covid-19 itu menyerang jantung, Covid-19 sudah selesai dilawan tubuh, sudah dikasih obat, belum tentu jantungnya sembuh. Misalkan itu contoh kasus," jelasnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved